Real Madrid mencatatkan rekor sebagai klub sepak bola dengan pendapatan paling tinggi di dunia, yaitu sebesar 1,2 miliar Euro.
Klub yang digawangi Dani Carvajal, memimpin daftar 20 klub dengan total pendapatan mencapai 12,4 miliar Euro. Naik 11 persen dibandingkan musim sebelumnya.
Posisi kedua ditempati Barcelona, disusul Bayern Munich di peringkat ketiga dan di peringkat keempat ada Paris Saint-Germain.
Sementara Manchester United turun ke posisi terendah, sepanjang sejarah pendapatan Deloitte Football Money League 2026. Untuk pertama kalinya, tidak ada klub Inggris di empat besar Money League.
Liverpool menjadi klub Inggris dengan pendapatan tertinggi, yaitu berada di posisi ke lima.
Menyoroti ranking tersebut, Tim Bridge Pemimpin Sports Business Group Deloitte mengatakan, Manchester United masih memiliki peluang. Tapi kondisinya berbeda dibanding satu dekade lalu.
“Jika Anda melihat pendapatan hari pertandingan Manchester United 10 atau 15 tahun lalu, mereka adalah pemimpin industri. Jika melihat kemampuan mereka menghasilkan pendapatan komersial, itu menjadi tolok ukur. Saya tidak berpikir hal itu masih berlaku sekarang.” pendapat Bridge seperti dilansir Antara, Jumat (23/1/2026).
Penurunan pendapatan Manchester United dipengaruhi turunnya pendapatan siaran, yang sebelumnya 258 juta Euro menjadi 206 juta Euro. Kondisi ini diperparah tidak adanya partisipasi di kompetisi Eropa musim berjalan.
Namun Tim Bridge percaya Manchester United masih jadi merek klub sepak bola global terbesar di dunia.
“United masih bisa dibilang sebagai merek klub sepak bola global terbesar, dan karena itu mereka memiliki kesempatan untuk memaksimalkannya dengan cara yang hanya mungkin bagi segelintir klub,” ujar Bridge.
Adapun 9 klub Liga Inggris masuk 20 besar Money League, yaitu Liverpool (5), Manchester City (6), Arsenal (7), Manchester United (8), Tottenham Hotspur (9), Chelsea (10), Aston Villa (14), Newcastle United (17), dan West Ham United (20).
Klub-klub sepak bola Inggris diprediksikan mampu memperbaiki keadaan pada Money League 2027. Di mana kontrak siaran baru hingga 2029 dimulai. Tapi keberhasilan finansial klub juga ditentukan prestasi di lapangan dan diversifikasi pendapatan di luar pertandingan.(ant/lea/ipg)


