Banjir 50 Cm Tutup Outer Ring Road arah Kembangan Jakbar, Polisi Alihkan Arus dan Siagakan Personel

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Hujan deras pada Jumat pagi (23/1/2026) menyebabkan genangan parah di Jalan Outer Ring Road setinggi 50 cm.
  • Genangan juga terjadi di beberapa lokasi lain seperti Untar dan MT Haryono, berdampak pada kelancaran arus lalu lintas Jakarta.
  • Polda Metro Jaya mengerahkan personel gabungan sejak Kamis (22/1/2026) untuk mengatur lalu lintas dan menjamin keselamatan warga.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan sejumlah ruas jalan utama terendam air dan mengganggu arus lalu lintas, pada Jumat (23/1/2026) pagi.

Salah satu titik terparah berada di Jalan Outer Ring Road arah Kembangan Selatan dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter.

Informasi tersebut disampaikan akun X Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro pada pukul 08.30 WIB.

Genangan setinggi setengah meter itu membuat ruas jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Pengendara diminta mencari jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Selain Outer Ring Road, genangan juga terjadi di depan Universitas Tarumanegara, Jakarta Barat, arah Grogol.

Pada pukul 09.00 WIB, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 20–30 sentimeter. Meski masih bisa dilintasi, pengendara diimbau tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Genangan air juga dilaporkan terjadi di Jalan MT Haryono sebelum lampu lalu lintas Pancoran. Di lokasi ini, ketinggian air sekitar 25 sentimeter disertai kondisi jalan berlubang.

TMC Polda Metro Jaya mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan demi menghindari kecelakaan.

Seiring meluasnya dampak banjir, Polda Metro Jaya sejak kemarin telah mengerahkan personel gabungan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan genangan.

Baca Juga: Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem! Ribuan Pompa dan Pasukan Biru Dikerahkan untuk Tangani Banjir

Personel yang dikerahkan berasal dari Brimob, Direktorat Lalu Lintas, hingga Polair.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengerahan dilakukan guna memastikan keselamatan warga serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

“Brimob, Lantas, dan Polair kami kerahkan secara terpadu di titik-titik banjir dan genangan untuk memastikan keselamatan warga, menjaga stabilitas lalu lintas, serta menjamin aktivitas masyarakat tetap berjalan,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Di lapangan, Brimob disiagakan untuk pengamanan dan kesiapsiagaan evakuasi warga. Direktorat Lalu Lintas fokus melakukan pengaturan serta pengalihan arus kendaraan, sementara Polair mendukung penanganan di wilayah rawan genangan dan perairan.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri melintas di jalur yang tergenang dan selalu mengikuti arahan petugas. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi call center kepolisian di nomor 110.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Izin Produksi Nikel dan Batubara 2026 Dikurangi, Pengamat Ingatkan Kepastian Usaha
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Saluran Drainase Buruk, Pasar Cipulir Jakarta Kembali Tergenang Banjir
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowonomics Bakal Menggema di WEF Davos, Visi Ekonomi RI Setelah 10 Tahun Absen
• 15 jam lalusuara.com
thumb
Prabowo Cerita Rakyat RI Bahagia, Cuma Makan Nasi Garam Bisa Senyum
• 11 jam laluidntimes.com
thumb
Prabowo Instruksikan Jajarannya Buat Grand Design Atasi Banjir Jawa
• 18 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.