Keluarkan Surat Edaran, Pemprov DKI Jakarta Imbau Perusahaan Terapkan WFH Akibat Cuaca Ekstrem

liputan6.com
10 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau perusahaan di Jakarta untuk menerapkan sistem kerja fleksibel, termasuk penyesuaian jam kerja dan work from home (WFH).

Hal ini menyusul meningkatnya curah hujan dan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jakarta.

Advertisement

BACA JUGA: Disdik DKI Jakarta Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Akibat Cuaca Ekstrem, Catat Tanggalnya

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta yang dikeluarkan pada Kamis 22 Januari 2026. Surat edaran ini juga diterbitkan merujuk informasi prediksi cuaca dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

“Kami mengimbau pimpinan perusahaan untuk menyesuaikan sistem kerja melalui jam kerja fleksibel atau WFH bagi jenis pekerjaan yang memungkinkan dilakukan secara daring,” kata Kepala Disnakertransgi Provinsi DKI Jakarta, Saripudin dalam keterangan resmi, Jumat (23/1/2026).

Dia mengatakan kebijakan ini bertujuan menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja sekaligus memastikan keberlangsungan kegiatan usaha di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko keselamatan pekerja akibat cuaca ekstrem,” ujar Saripudin.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI Jakarta juga meminta agar perusahaan tetap memenuhi hak dan kewajiban pekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, menjaga produktivitas dan kelangsungan operasional, serta memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya bagi pekerja yang harus tetap bermobilitas.

Adapun penyesuaian sistem kerja dikecualikan bagi perusahaan atau tempat kerja dengan operasional 24 jam atau yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti sektor kesehatan, transportasi umum, logistik vital, serta energi dan utilitas dasar.

“Untuk sektor tersebut, perusahaan dapat mengombinasikan pengaturan kerja dari rumah dengan kehadiran fisik secara proporsional sesuai kebutuhan operasional dan tingkat risiko di lapangan,” jelasnya.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Ingin Bentuk Tim untuk Tangani Masalah Banjir di Pulau Jawa
• 12 jam laludetik.com
thumb
Laporan Dokter Oky Pratama Tetap Berjalan, Polda Metro Jaya Buka Peluang Mediasi
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Prabowo Singgung Program MBG di WEF: Produksi Capai 59,8 Juta Porsi
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Dukung Gaya Hidup Sehat, BRI Branch Office Otista Region 6 Gelar Aksi di Car Free Day
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Lanud Sultan Hasanuddin Kerahkan 257 Personel dan Dua Alutsista dalam Operasi Pencarian Korban Pesawat ATR 42-500
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.