Profil Darwin Nunez: Predator Uruguay yang Menjadi Mesin Gol Al-Hilal

mediaindonesia.com
14 jam lalu
Cover Berita
 

Darwin Gabriel Núñez Ribeiro, atau yang lebih dikenal sebagai Darwin Nunez, telah menempuh perjalanan panjang dari kota kecil Artigas di Uruguay hingga menjadi salah satu striker paling ditakuti di Asia Barat. Bergabung dengan Al-Hilal pada Agustus 2025, Nunez membawa ekspektasi besar untuk meneruskan kejayaan klub berjuluk The Blue Waves tersebut.

Biodata dan Informasi Pribadi Nama Lengkap Darwin Gabriel Núñez Ribeiro Tanggal Lahir 24 Juni 1999 (Usia 26 Tahun) Tempat Lahir Artigas, Uruguay Tinggi Badan 187 cm Posisi Utama Penyerang Tengah (Centre-Forward) Kaki Dominan Kanan Nomor Punggung 7 Rincian Transfer: Dari Anfield ke Kingdom Arena

Setelah tiga musim yang penuh warna di Liverpool, di mana ia mencatatkan 95 penampilan dan membantu klub meraih gelar Premier League 2024/2025, Nunez memutuskan untuk mencari tantangan baru. Al-Hilal berhasil memenangkan perburuan tanda tangannya dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €53 juta (sekitar £46,3 juta).

Nunez menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028. Kepindahannya ini sempat mengejutkan publik Eropa, namun Nunez membuktikan bahwa motivasinya tetap tinggi untuk meraih prestasi di luar Benua Biru.

Baca juga : Klasemen Liga Arab Saudi 2025/2026: Al-Hilal Kokoh di Puncak, Al-Nassr Tertinggal 7 Poin

Statistik Musim 2025/2026 (Hingga Januari 2026)

Sejak debutnya pada September 2025, Nunez telah menjadi bagian integral dari skema ofensif Al-Hilal. Berikut adalah kontribusi statistiknya sejauh ini:

  • Saudi Pro League: 13 Pertandingan | 6 Gol | 3 Assist
  • AFC Champions League Elite: 4 Pertandingan | 1 Gol | 1 Assist
  • King's Cup: 2 Pertandingan
  • Total Kontribusi Gol: 11 (7 Gol & 4 Assist)
Gaya Bermain dan Adaptasi Taktik

Di bawah arahan Simone Inzaghi, Darwin Nunez sering dipasang sebagai ujung tombak dalam formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1. Keunggulan fisiknya dalam duel udara dan kecepatan saat transisi serangan balik menjadikannya senjata mematikan di Liga Arab Saudi yang cenderung memiliki tempo tinggi.

Meskipun di Liverpool ia sering dijuluki sebagai "Chaos Agent" karena pergerakannya yang sulit diprediksi, di Al-Hilal ia tampak lebih tenang di depan gawang. Akurasi tembakannya meningkat menjadi 60%, menunjukkan kematangan sang pemain di usia emasnya.

Rekam Jejak Karier Profesional
  1. Peñarol (2017–2019): Mengawali karier di tanah kelahiran, Uruguay.
  2. Almería (2019–2020): Menjadi bintang di kasta kedua Spanyol dengan 16 gol.
  3. Benfica (2020–2022): Meledak di Portugal dengan raihan gelar top skor Primeira Liga (26 gol).
  4. Liverpool (2022–2025): Meraih trofi Premier League dan menjadi favorit penggemar di Anfield.
  5. Al-Hilal (2025–Sekarang): Menjadi pilar utama proyek ambisius sepak bola Arab Saudi.

Dengan performa yang terus menanjak, Darwin Nunez diprediksi akan menjadi pesaing utama Cristiano Ronaldo dan Aleksandar Mitrovic dalam perburuan gelar Sepatu Emas Liga Pro Saudi musim ini. (H-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OJK Sebut Permintaan Kredit Kuartal I/2026 Berpotensi Tumbuh, Ini Katalisnya
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Ketegaran Rizal Armada Antar Jenazah Bayinya ke Peristirahatan Terakhir
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Tangerang Masih Banjir, Walkot Instruksikan Sekolah Adakan PJJ
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini: Popsivo Polwan vs Jakarta Pertamina Enduro
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Kurangi Curah Hujan, Prabowo Minta Tambah Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.