Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu pimpinan negara yang menjadi pembicara di Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Dalam pidatonya yang berdurasi sekitar 40 menit, Prabowo membeberkan pencapaian pemerintahannya yang berusia sekitar 16 bulan. Mulai dari angka pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat kemiskinan, hingga program-program strategis seperti Danantara, Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Prabowo mengatakan, Indonesia memiliki kepastian hukum yang adil, di mana pemerintahannya kuat, bersih, dan demokratis. Menurutnya, capaian-capaian itu bukanlah bualan.
“Indonesia saat ini menawarkan pertumbuhan berkelanjutan dengan stabilitas. Kami mungkin sangat sederhana, kami mungkin tidak terlalu menonjol, kami tidak suka pamer, tidak suka membual,” ucap Prabowo.
Dia mengatakan, apa yang diungkapkan dalam pidatonya memiliki bukti. Prabowo mengaku bangga atas kondisi Indonesia saat ini.
“Kami percaya pada bukti, tindakan berbasis bukti,” tutur Prabowo.


