Penulis: Fityan
TVRINews-Davos, Swiss
Presiden Prabowo Subianto mempromosikan komoditas unggulan Nusantara sambil menjalin keakraban dengan investor global di Swiss.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan strategis ke Paviliun Indonesia di sela-sela rangkaian Pertemuan Tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026 , sesaat setelah Kepala Negara menyampaikan pidato kunci di hadapan para pemimpin dunia dan tokoh ekonomi global.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo terlibat dialog hangat dengan sejumlah delegasi internasional, termasuk perwakilan dari Norwegia.
Interaksi ini menunjukkan tingginya minat investor asing terhadap potensi kerja sama ekonomi di bawah kepemimpinan Kabinet Merah Putih.
*Diplomasi Kopi dan Diskusi Strategis*
Suasana formal berubah menjadi lebih cair saat Presiden duduk bersama jajaran menterinya untuk menikmati kopi khas Nusantara.
Di tengah momen tersebut, Presdien Prabowo membahas poin-poin penting dari agenda di Davos Congress Centre, terutama terkait visi Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Mendampingi Presiden dalam kesempatan tersebut adalah sejumlah menteri, antara lain:
- Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
- Sugiono, Menteri Luar Negeri
- Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM
- Meutya Viada Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital
- Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet
Paviliun Indonesia tahun ini mengusung tema "Indonesia Endless Horizons". Fasilitas ini tidak sekadar menjadi ruang pameran, melainkan platform diplomasi tingkat tinggi yang memfasilitasi business matching dan pertemuan bilateral antara delegasi RI dengan investor global.
Kehadiran langsung Presiden di paviliun tersebut dipandang sebagai penegasan bahwa Indonesia menerapkan pendekatan ekonomi yang aktif dan berorientasi pada hasil nyata.
Melalui forum ini, Jakarta ingin mengirimkan pesan kuat kepada komunitas internasional bahwa Indonesia siap menjadi mitra strategis yang inklusif bagi masa depan ekonomi global.
Kunjungan ini menutup rangkaian agenda hari itu dengan menekankan komitmen pemerintah untuk mentransformasi dialog menjadi kemitraan investasi yang konkret.
Editor: Redaktur TVRINews





