CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan.
Jenazah kesepuluh ditemukan setelah sepekan operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) kecelakaan pesawat. Selain 10 jenazah, tim SAR juga menemukan 1 body part.
"Informasi terbaru menyebutkan total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket (kantong jenazah),” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan.
"Pukul 09.06 WITA paket 9 telah ditemukan, dan pukul 09.10 WITA paket 10 ditemukan dan sementara dalam proses evakuasi," tambahnya sambil menahan haru dan tangis saat menyampaikan berita ini.
Dua jenazah telah sampai di Lanud Sultan Hasanuddin pada Jumat (23/1) pagi pukul 09.06 WITA untuk selanjutnya diberangkatkan ke RS Bhayangkara dan ditangani oleh tim gabungan Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Ia menjelaskan bahwa Kamis (22/1) malam, telah ada penambahan personel dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari dan Basarnas Palu yang akan melakukan proses evakuasi terhadap korban pesawat ATR 42-500.
Dari sepuluh korban, dua relah teridentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono (33 tahun) dan staf Kementerian Kelauatan dan Perikanan Deden Maulana (43 tahun).
Black box pesawat ATR 42-500 telah diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang akan melakukan investigasi penyebab kecelakaan pesawat tersebut.
Laporan: Rifki



