PENYANYI dan penulis lagu asal Tulungagung, Febinda Tito, resmi merilis album terbaru bertajuk Terbentur, Terbentur, Terbentur. Karya ini menjadi representasi jujur dari perjalanan panjang sang musisi dalam menghadapi kegagalan, kelelahan emosional, hingga upaya bertahan di bawah tekanan ekspektasi hidup dan asmara.
Lahir dari proses yang penuh ketidaktahuan dan keterbatasan, album ini digarap secara lebih mandiri oleh Tito.
Menariknya, dalam proses produksi, ia kembali berkolaborasi dengan dua produser yang telah menemaninya sejak era amatir di album pertama, yakni Wildan Ruruh dan Windu Airlangga.
Baca juga : Hilary Duff Umumkan Album Keenam Luck... or Something, Rilis Single Reflektif Roommates
Kebersamaan mereka dalam menghadapi keraguan dan tekanan di setiap tahap produksi justru membentuk cara baru bagi Tito dalam memahami musik dan jati dirinya.
Bukan Sekadar KeluhanMelalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan. Judul tersebut merupakan sebuah pengakuan bahwa jatuh bisa terjadi berkali-kali, dan bertahan tidak selalu berarti harus bangkit dengan gegap gempita.
Lewat rangkaian lagu di dalamnya, ia merajut cerita tentang perasaan yang sulit usai, posisi menjadi pilihan kedua, harapan yang tertunda, hingga fase berdamai dengan diri sendiri.
Baca juga : Harry Styles Umumkan Album Keempat, Kiss All The Time. Disco, Occasionally
"Album ini bukan tentang solusi untuk berhasil. Tapi tentang menemani perasaan tidak nyaman yang kebingungan menemukan tempatnya untuk dirayakan," ujar Febinda Tito mengenai pesan utama karyanya.
Dinamika Musik dan Focus TrackSecara musikalitas, album ini menawarkan dinamika yang kuat dengan memadukan nuansa musik band khas era 2000-an dan sentuhan pop modern. Kombinasi ini memberikan ruang emosional dan energi yang berbeda di setiap lagunya.
Sebagai jembatan menuju optimisme, Tito menghadirkan lagu Damai Sentosa sebagai focus track. Lagu bernuansa upbeat ini dirancang untuk memberikan "ruang bernapas" di tengah perjalanan emosional album yang penuh benturan. (Z-1)




