Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua mencatat jumlah kunjungan wisatawan di sepanjang 2025 yang mencapai 2.413.445 orang. Kepala UPK Kota Tua, Denny Aputra, mengatakan dari 2,4 juta wisatawan tersebut, sebanyak 2.346.426 orang adalah wisatawan lokal dan 67.019 orang adalah wisatawan mancanegara (wisman).
“Tren kunjungan menunjukkan adanya peningkatan secara signifikan pada tahun 2025 dibanding tahun sebelumnya,” kata Denny, seperti dikutip dari Antara.
Menurut Denny, tingginya jumlah pengunjung turut dipengaruhi beragam kegiatan, sehingga menjadi daya tarik utama yang mendorong masyarakat untuk datang kembali ke Kota Tua.
“Selain itu, kepastian layanan bagi pengunjung juga menjadi faktor penting dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama berwisata,” lanjutnya.
Denny menjelaskan, Kota Tua Jakarta rutin menghadirkan berbagai aktivitas berbasis seni, budaya, sejarah, dan komunitas yang terbuka untuk publik dalam beberapa waktu terakhir.
Penataan kawasan yang lebih tertib, penguatan fungsi museum, ruang publik yang ramah pengunjung, serta peningkatan koordinasi layanan antarpengelola turut berkontribusi dalam menjaga kualitas pengalaman wisata.
“Upaya ini sejalan dengan pendekatan pengelolaan kawasan yang tidak hanya berorientasi pada jumlah pengunjung, tetapi juga pada keberlanjutan dan kualitas layanan,” tutur Denny.
Untuk itu, Denny berharap tren positif ini dapat terus terjaga melalui konsistensi aktivasi kawasan dan peningkatan layanan publik, dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai kota global.
“Dengan dukungan berbagai pihak, Kota Tua diharapkan tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang interaksi budaya yang hidup dan relevan bagi masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara,” pungkasnya.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F22%2Fad2e7731adaf4c85a2652b2b16cdc1dd-IMG_4131.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5481951/original/077996000_1769152134-image0.jpeg)
