Insiden helikopter oleng itu memicu kekhawatiran masyarakat, terutama soal faktor keselamatan penerbangan di tengah cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah.
Menanggapi hal tersebut, Raffi menilai kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi faktor penting yang perlu diwaspadai oleh semua pihak, khususnya dalam aktivitas transportasi udara.
Ia mengingatkan bahwa hujan dan perubahan cuaca yang cepat dapat memengaruhi stabilitas penerbangan, termasuk helikopter.
“Ya namanya juga hidup jadi harus banyak-banyak berdoa dan memang cuaca juga lagi tidak menentu,” ujar Raffi Ahmad saat ditemui di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (22/01/2026).
Raffi menekankan bahwa kewaspadaan menjadi kunci utama ketika melakukan perjalanan udara di tengah kondisi cuaca yang tidak ideal.
Saat ditanya mengenai penyebab helikopter tersebut sempat oleng, Raffi kembali menyinggung faktor cuaca sebagai kemungkinan yang paling masuk akal.
“Ya cuaca lagi hujan lagi kurang bagus ya harus hati-hati,” ucap Raffi singkat.
Menurutnya, kondisi alam yang kurang bersahabat memang dapat meningkatkan risiko dalam penerbangan, sehingga kehati-hatian menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Raffi juga mengaku bersyukur karena insiden helikopter oleng tersebut tidak berujung pada kejadian yang lebih serius.
Ia menilai keselamatan seluruh penumpang dan awak menjadi hal utama yang patut disyukuri.
“Alhamdulillah masih dijaga sama Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan masih selamat,” kata Raffi.
Lebih lanjut, Raffi berharap insiden ini bisa menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan udara.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendoakan agar aktivitas penerbangan di tengah cuaca ekstrem dapat berjalan aman tanpa kendala.(*)
Artikel Asli
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F17%2F19a0d81e47c695e088ea3bb9ccead3e1-20260117AGS_15.jpg)


