Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Permukiman Duri Kosambi, Akses Jalan Lumpuh Total

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Banjir setinggi hingga satu meter merendam permukiman warga di kawasan Jalan Pulo Indah Raya, RT 10 RW 08, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (23/1/2026).

Akibatnya, akses jalan utama di lingkungan tersebut lumpuh total dan tidak dapat dilintasi kendaraan.

Pantauan Kompas.com di lokasi menunjukkan, air merendam ruas jalan permukiman sepanjang sekitar satu kilometer. Ketinggian air di rumah-rumah warga bervariasi, mulai dari 60 hingga 80 sentimeter.

Baca juga: Rumah Terendam Banjir 80 Cm, Ibu Muda di Bekasi Dievakuasi Darurat Usai Operasi Caesar

Sejumlah warga terlihat nekat berjalan menerjang banjir setinggi pinggang demi membeli kebutuhan pokok untuk bertahan di rumah. Mayoritas warga yang memiliki rumah dua lantai memilih bertahan dengan mengungsi ke lantai atas.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran mengevakuasi sejumlah warga, terutama keluarga yang memiliki bayi dan ibu hamil, menggunakan perahu karet.

Di tengah proses evakuasi, suara baling-baling helikopter yang melakukan pemantauan udara beberapa kali terdengar melintas di atas kawasan permukiman.

Zami (20), salah satu warga terdampak, mengatakan banjir mulai merendam rumah-rumah warga sejak Jumat subuh. Menurutnya, air naik secara bertahap setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti sejak Kamis (22/1/2026).

"Ini (banjir) mulai dari tadi pagi sih, habis subuh. Tapi itu karena hujan dari semalam, semalam enggak berhenti-berhenti," ujar Zami saat ditemui Kompas.com di lokasi banjir, Jumat.

Ia menjelaskan, debit air mengalami kenaikan signifikan dalam dua fase. Setelah sempat naik pada waktu subuh akibat hujan deras, air kembali meninggi karena kiriman dari wilayah lain saat warga hendak memulai aktivitas pagi.

Baca juga: Banjir Rendam Ratusan Rumah di Tangerang hingga 1,5 Meter, Tanggul Kali Angke Jebol

"Pertama mulai banjir subuh. Habis itu naik lagi tadi sekitar jam 6 atau 7-an lah, baru naik tingginya, air kiriman," kata dia.

Rumah milik Zami turut terendam hampir satu meter, menyebabkan sejumlah perabotan di dalam rumah terendam air.

"Ketinggian (di jalan) paling sekitar 90 cm sampai satu meter sih, Bang. Sepinggang atau paha orang dewasa lah," jelas Zami.

"Kalau di rumah tuh (air masuk) paling 60 sampai 70 sentimeter lah," tambahnya.

Beruntung, Zami mengaku sempat mengamankan barang-barang berharga dan kendaraan bermotornya sebelum air semakin tinggi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"(Barang) kebanjiran, cuman karena tadi pagi tuh ada waktu, subuh-subuh, ya aman lah. Aman kalau motor, tadi pagi sudah ada yang evakuasi juga," tuturnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Proyek Unggas Terintegrasi Danantara Dimulai, Pemerintah Bangun 12 Pabrik Pakan
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Pemerasan Walkot Madiun
• 22 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Momen Prabowo Batuk saat Pidato di WEF Davos
• 19 jam laluidntimes.com
thumb
Polda Metro Bongkar Laboratorium Ilegal Tembakau Sintetis di Jakbar, Nilai Produksi Capai Rp 5 Miliar
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Dibantu TNI AU, Tujuh Paket Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi via Jalur Udara
• 52 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.