Pantau - Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua paket jenazah korban pesawat ATR 42-500 pada hari ketujuh operasi pencarian di wilayah Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Jenazah ditemukan dalam kondisi diduga tidak utuh dan telah dievakuasi dalam bentuk kantong paket sembilan dan 10.
Penemuan Terbaru Tambah Total Temuan Jadi 10 PaketLaporan dari lapangan menyebutkan bahwa paket sembilan ditemukan pada pukul 09.06 WITA, disusul penemuan paket 10 pada pukul 09.10 WITA.
"Informasi terbaru, total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket yang masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan," ungkap salah satu perwakilan tim SAR.
Kedua paket terbaru tersebut kini telah dalam proses evakuasi menuju posko DVI Biddokkes Polda Sulawesi Selatan untuk identifikasi.
"Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin, pagi tadi," tambahnya.
Tambahan Personel Dikerahkan, Evakuasi Dilakukan MaksimalOperasi SAR dipusatkan di area jatuhnya pesawat ATR 42-500 dengan nomor register PK THT yang ditemukan di kawasan pegunungan terpencil dan sulit diakses.
Untuk mempercepat proses evakuasi, personel tambahan dari Basarnas Mamuju, Basarnas Kendari, dan Basarnas Palu telah bergabung sejak malam sebelumnya.
Basarnas menegaskan bahwa operasi SAR akan terus dilakukan secara maksimal, terkoordinasi, dan sesuai prosedur hingga seluruh korban berhasil dievakuasi dari lokasi.
Seluruh temuan akan dibawa ke posko untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI.




