Bisnis.com, JAKARTA — PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), dikabarkan telah merekrut bank investasi untuk mengurus pencatatan sahamnya di Hong Kong. Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, rencana itu mencuat seiring dengan kenaikan harga emas yang terus meningkat.
Melansir Bloomberg, Jumat (23/1/2026), menurut sumber tersebut, entitas anak PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) yang melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Jakarta pada 2025 itu, sedang bekerja sama dengan Citic Securities Co., Morgan Stanley, dan UBS Group AG untuk penjualan saham.
Pembahasan masih berlangsung, dan besaran serta waktu kesepakatan masih dalam tahap diskusi. Merdeka Gold, UBS, dan Citic menolak berkomentar. Morgan Stanley tidak menanggapi permintaan komentar. IFR sebelumnya telah melaporkan rencana pencatatan saham ini.
Transaksi ini, jika berhasil diselesaikan, akan menjadi kesepakatan langka yang menampilkan perusahaan non-China yang melakukan debut di pusat keuangan Asia. Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd. pada 2023 menjalin kesepakatan kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia untuk menjajaki pencatatan lintas batas di kedua pasar.
Adapun, Merdeka Gold mengoperasikan tambang emas di Sulawesi, dengan cadangan bijih sebesar 190 juta ton yang mengandung sekitar 4,8 juta ons emas. Perusahaan mengalami kerugian sebesar US$22,3 juta selama 9 bulan pertama 2025. Saham perusahaan telah meningkat lebih dari dua kali lipat sejak debutnya pada 2025 September, memberikan Merdeka Gold kapitalisasi pasar sebesar US$5,7 miliar.
Pada 2025, emas mengalami tahun terkuatnya sejak 1979 karena investor mencari tempat aman dan menjauh dari dolar, mendorong para penambang untuk mengambil peluang untuk mengumpulkan modal dan mendanai pertumbuhan di masa depan. Pencatatan global, penempatan saham, dan perdagangan blok di sektor pertambangan emas menghasilkan rekor US$15 miliar pada 2025.
Baca Juga
- Tambang Pani Merdeka Gold Mulai Produksi Awal 2026, Kejar Momen Rekor Harga Emas?
- Merdeka Gold (EMAS) Angkat Santoso Kartono jadi Presiden Komisaris
- Merdeka Gold (EMAS) Kantongi Kredit Rp5,8 Triliun, Siap Produksi Emas Awal 2026
Di Hong Kong, Zijin Gold International Co. asal China berhasil mengumpulkan dana sebesar US$3,7 miliar dari IPO tahun lalu.





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482124/original/084849800_1769161440-InShot_20260123_162206652.jpg.jpeg)