JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mencegah hujan ekstrem hingga tanggal 27 Januari 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, sedianya Operasi Modifikasi Cuaca berkahir hari ini, Jumat, 23 Januari 2026.
Namun mengingat potensi cuaca ekstrem terus berlanjut hingga akhir Januari, Pramono pun memutuskan untuk memperpanjang OMC.
BACA JUGA:Bandar Sabu dan Ekstasi Beromzet Ratusan Juta Dibekuk, Polisi Sita 1,2 Kg dan 1.451 Butir Pil Setan
BACA JUGA:Banjir Meluap, Pedagang Pasar Cipulir Akui Omzet Terjun Bebas Lebih dari 60 Persen: Biasa Jual 200 pcs Pakaian
"Operasi Modifikasi Cuaca yang awalnya hanya akan kami lakukan sampai dengan tanggal 23, maka akan kami perpanjang sampai dengan tanggal 27," kata Pramono saat Konferensi Pers Mitigasi dan Penanganan Banjir di Jakarta di Balai Kota pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dalam sehari kata Pramono, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan tiga kali penerbangan untuk menyemai garam (NaCl) ke dalam awan yang berpotensial menimbulkan hujan.
Tidak hanya sebatas di Jakarta, Pramono siap menanggung anggaran untuk OMC di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).
Pasalnya kata Pramono, daerah lain memiliki keterbatasan anggaran untuk Operasi Modifikasi Cuaca.
"Budget-nya kita sediakan sampai dengan 30 hari ke depan sehingga tidak ada hambatan atau handicap terhadap hal itu," ujarnya.
BACA JUGA:5 Ciri-Ciri Skincare Tidak Cocok untuk Kulit, Hati-Hati Muncul Ruam hingga Rasa Gatal!
BACA JUGA:SELAMAT! Kamu Berhasil Terima Saldo DANA Gratis Rp117.000 dari DANA Kaget Siang Ini 23 Januari 2026
Pramono meminta agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) fokus melakukan OMC di daerah lain.
Untuk urusan Jabobedatabek biar lah menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Jabodetabek untuk OMC dan sebagainya kita yang melakukan," tegasnya.
- 1
- 2
- »




