Jakarta, VIVA – Persija Jakarta menunjukkan keseriusannya menatap putaran kedua kompetisi dengan langkah strategis. Macan Kemayoran resmi menghadirkan Shayne Pattynama, pemain Timnas Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di Eropa, untuk memperkuat tim hingga 2,5 musim ke depan dengan opsi perpanjangan kontrak.
Kehadiran Shayne bukan sekadar tambahan pemain, melainkan sinyal kuat ambisi Persija menjaga konsistensi dan daya saing di papan atas. Bek berusia 27 tahun itu diharapkan mampu memberi stabilitas sekaligus kedalaman skuad dalam perjalanan krusial menuju fase penentuan musim.
Shayne Pattynama lahir di Lelystad, Belanda, pada 11 Agustus 1998. Ia tumbuh dalam lingkungan sepak bola Eropa yang disiplin dan kompetitif. Proses pembentukan kariernya ditempa sejak usia muda melalui akademi Ajax dan Utrecht, dua institusi yang dikenal melahirkan pemain dengan pemahaman taktik dan mental kuat.
- VIVA.co.id/M Ali Wafa
Dari fase tersebut, Shayne berkembang sebagai bek modern yang tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga cerdas membaca permainan serta berani terlibat dalam fase menyerang. Karakter ini menjadi modal penting untuk beradaptasi dengan dinamika sepak bola Indonesia yang mengandalkan intensitas dan transisi cepat.
Karier profesionalnya dimulai bersama Telstar pada periode 2019 hingga 2021. Setelah itu, Shayne melanjutkan langkah ke Norwegia dengan membela Viking FK selama tiga musim. Pengalamannya di kompetisi Skandinavia memperkaya sisi fisik dan kedewasaan bermain, sebelum ia hijrah ke Belgia bersama KAS Eupen pada 2024–2025.
Petualangan Eropanya ditutup dengan kepindahan ke Asia Tenggara bersama Buriram United pada 2025. Bersama klub Thailand tersebut, Shayne tampil di berbagai kompetisi, mulai dari Thai League, Thai FA Cup, hingga AFC Champions League. Pengalaman tampil di level regional Asia menjadi bekal penting sebelum berlabuh ke Liga Indonesia.
Di level internasional, kontribusinya bersama Timnas Indonesia juga konsisten. Shayne tercatat tampil sembilan kali di Kualifikasi Piala Dunia 2026, dua laga uji coba internasional, serta satu pertandingan di ajang Piala Asia. Catatan ini mempertegas statusnya sebagai pemain dengan jam terbang tinggi.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menilai Shayne sebagai sosok yang tepat untuk kebutuhan tim saat ini.





