FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru Bicara PDI Perjuangan, Muhammad Guntur Romli menyoroti target program Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo Subianto.
Dimana, Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencananya untuk menyajikan 82,9 juta porsi perharinya.
Pernyataan dari sang Presiden itu yang disorot tajam oleh Guntur Romli.
Lewat diakun media sosial X pribadinya, Guntur Romli mengingat soal kuantitas dan kualitas.
“Perbandingan kuantitas bukan kualitas,” tulisnya dikutip Jumat (23/1/2026).
Ia pun memberikan contoh soal restoran Mc Donald yang setiap harinya menyajikan banyak porsi makanan.
Hanya saja, mereka tetap menerapkan apa yang namanya standarisasi dalam penyajiannya
“McD produknya sama tiap hari, ada standarisasi,” sebutnya
Sementara untuk MBG, menurut Guntur ada yang baik dan ada yang masih buruk dalam standarisasinya.
Terbukti, masih ada beberapa yang sampai keracunan bahkan dalam makanan masih di dalamnya terdapat ulat.
“MBG? Ada yang baik ada yang buruk. Ada yang keracunan, ada yang ke-ulat-an,” terangnya.
Sebelumnya, Prabowo menargetkan Indonesia bisa menyajikan 82,9 juta porsi makanan setiap harinya.
Ia membandingkan McDonald’s yang mampu membuat 68 juta porsi makanan per hari dalam 55 dekade, sedangkan MBG 82,9 juta porsi tak sampai 2 tahun.
(Erfyansyah/fajar)



