Dedi Mulyadi Minta Warga yang Jadi Penambang Alih Profesi Jadi Pasukan Oranye? Ini Alasannya

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi minta warga yang jadi penambang alih profesi mendadak ramai jadi perbincangan. Kuat dugaan, hal ini lantaran adanya tragedi 11 orang tewas di Bogor karena kecelakaan tambang.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat itu pun berusaha untuk menangani hal tersebut yakni dengan datang langsung ke lokasi tambang di Kabupaten Bogor. Di sana, Dedi Mulyadi pun menyempatkan diri bertemu warga.

Di sana, sebelum Dedi Mulyadi minta warga yang jadi penambang alih profesi, ia melihat bahwa banyak masyarakat yang bergantung dengan aktivitas pertambangan sebagai mata pencaharian. Namun sayangnya, hal itu menimbulkan banyak masalah.

Yakni makin banyaknya kecelakaan tambang baik itu dari tambang legal maupun ilegal. Mengetahui hal tersebut, Dedi sudah meminta Bupati Bogor untuk bersama-sama mencari solusi.

Terkhusus terkait agar di masa depan masyarakat Bogor tidak terus menerus bergantung pada tambang. Dimana resiko dalam hal nyawa sangat tinggi.

Di satu sisi, Kota Bogor sendiri di mata Dedi Mulyadi memiliki pertumbuhan ekonomi yang sebenarnya baik.

"Bogor itu pertumbuhan ekonominya baik, investasinya baik. Nah, link and match nya harus segera disusun.

Tidak bisa lagi, terus-terusan polanya seperti ini," ujar Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Jumat (23/1/2026).

Tak berhenti sampai di situ, Dedi juga mengaku sudah menawarkan kepada Bupati Bogor agar warganya memilih atau beralih profesi ke pekerjaan lain. Ya, hal ini lantaran banyak warga yang kini menganggur usai Pemprov Jabar menutup 33 tambang di Kabupaten Bogor.

Dan beberapa opsi yang ditawarkan yakni menjadi tenaga kerja PSDA, PU, jadi tenaga kebersihan (pasukan oranye).

"Misalnya gini, kawasan tambang yang ditutup hari hari ini, kan saya sudah memberikan tawaran. Masyarakat yang tua-tuanya ini kerja saja menjadi tenaga kerja PSDA, PU, jadi tenaga kebersihan," imbuh Dedi Mulyadi.

 

Kuat dugaan, aksi Dedi Mulyadi minta warga yang jadi penambang alih profesi lantaran ssebelumnya ada tragedi 11 orang tewas karena aktivitas tambang di Bogor. Selain itu, dilansir dari Kompas.com, Dedi menduga banyak warga yang terlibat langsung sebagai pemain tambang sehingga prosesnya berbelit.

"Tapi kan untuk membangun datanya aja kan susah. Kenapa? Karena hampir semuanya jadi pemain," ujar Dedi Mulyadi

"Kita minta data pada si A-nya pemain, gitu loh. Kan susah. Nah, ini yang lagi saya cari jalan keluar agar tidak berlarut-larut," tandasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Video Karung Berisi Uang di Kasus Korupsi Bupati Pati
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
12 Bahaya Daun Kelor untuk Mata
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Imbas Cuaca Ektrem, Seluruh Sekolah di Jakarta Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Anti Garing Show Vol. 2 Sukses, Kusuka Siapkan Agenda Musik Spesial
• 16 jam laludisway.id
thumb
Hujan dan Banjir Bayangi Jakarta Sepanjang Januari
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.