Renovasi SMPN 3 Depok Telan Rp 28 M, 17 Kelas Belum Ada Meja dan Kursi

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Depok -

Media sosial (medsos) diramaikan oleh sejumlah siswa yang membawa meja dari rumah untuk belajar di SMP Negeri di Depok, Jawa Barat (Jabar). Pihak SMPN 3 Depok menyebutkan ada 17 kelas belum mendapat meja dan kursi setelah dilakukan renovasi yang menelan anggaran Rp 28 miliar.

"Kalau kita ada 33 kelas, kita kekurangan 17 ruangan berarti sekitar baru ada 16 kelas yang terisi. Untuk 16 kelas kalaupun dibikin dua sesi pun, itu kan nggak cukup karena masih 33 kelas kan masih kurang," ujar juru bicara SMPN 3 Depok, Nur, di Depok, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Viral SMPN di Depok Renovasi Rp 28 M tapi Siswa Bawa Meja dari Rumah

Dia mengatakan siswa yang terkena dampak membawa meja lipat, yakni kelas VII dan VIII. Sedangkan pengadaan meja dan kursi yang sudah ada difokuskan untuk kelas IX.

"Kalau yang sekarang tuh memang kan kalau kelas IX tinggal sebentar lagi ya, jadi memang yang di ini tuh (bawa meja lipat) kelas VII sama sebagian kelas VIII. Yang ada meja kursi difokuskan di kelas IX dulu karena mereka sebentar lagi ya berbagi, ada ujian jadi lebih difokuskan di kelas IX," ucapnya.

Dia mengatakan siswa yang membawa meja lipat belajar dalam kondisi duduk di lantai. Hal ini diterapkan sejak peresmian sekolah pada 8 Januari 2026.

"Iya lesehan. Alas duduk mereka bawa masing-masing lah kalau emang perlu gitu. Iya (dilakukan sejak peresmian)," ucapnya.

Nur menyampaikan saat ini Wali Kota (Walkot) Depok mengusahakan penanganan terkait pengadaan meja dan kursi di SMPN 3. Namun, menurut Nur, belum diketahui kapan pengadaan kursi dan meja itu.

"Ini sedang diusahakan sama Bapak Wali Kota. Memang, apalagi ini viral ya jadi memang kayaknya kemarin kepala sekolah juga sampai dengan sekarang lagi ngurusin, kayaknya akan segera gitu. Belum tahu kapan tapi mudah-mudahan secepatnya," tutupnya.

Renovasi Telan Anggaran Rp 28 M

Diketahui, SMPN 3 Depok diresmikan pada Kamis (8/1). Walkot Depok Supian Suri mengatakan pembangunan sekolah tersebut menelan anggaran Rp 28 miliar.

"Ini merupakan wujud dari harapan dari banyak murid, banyak kepala sekolah yang beberapa kali berkesempatan bercerita tentang kondisi gedung. Dan alhamdulillah dengan dana 28 miliar, kita bisa bangun ini dengan 33 ruang kelas sehingga berkecukupan hanya saja tadi mebeler yang masih kurang, yang mudah-mudahan kita bisa cukupkan pun nggak semuanya tapi setengahnya ya," ujar Supian seperti dilihat di YouTube Pemkot Depok, Jumat (23/1).

Baca juga: Hujan Deras Terus Mengguyur Jakarta, Pintu Air Angke Hulu Status Bahaya



(dvp/lir)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Ditangkapnya Buronan Kelas Kakap Asal Rumania di Bali, Ternyata Pembunuh Sadis Paling Dicari di Eropa
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Geruduk Komnas HAM, Roy Suryo Lapor Dugaan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Kasus Ijazah Jokowi
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Penyerahan Dua Tersangka Kasus Investree ke Kejari Jaksel, Terungkap Modus Himpun Dana Tanpa Izin Sejak 2017
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Desentralisasi Beban Fiskal Menuju Resentralisasi Kuasa?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Teuku Rassya Ungkap Rencana Pernikahan dengan Cleantha Islan: Akad Adat Aceh
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.