TNI Bangun Jembatan Penghubung, Aktivitas Siswa Pangandaran Kembali Normal

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Pangandaran 

Kekhawatiran para siswa di Desa Harumandala, Kecamatan Cibubur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini terjawab. Sebuah jembatan gantung yang dibangun di atas sungai desa setempat membuat para pelajar tidak lagi terhambat untuk berangkat ke sekolah saat hujan deras dan air sungai pasang.

Sebelum jembatan tersebut dibangun, akses menuju sekolah hanya dapat dilalui dengan menyeberangi sungai. Ketika hujan turun dan debit air meningkat, para siswa terpaksa tidak masuk sekolah karena risiko keselamatan yang mengancam.

Kini, sejak akhir Desember 2025, jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Harumandala telah berdiri kokoh dan menjadi jalur utama masyarakat, khususnya para pelajar, untuk beraktivitas tanpa rasa cemas.

“Sebelum ada jembatan, anak-anak sekolah harus menyeberang sungai. Kalau hujan dan air besar, mereka libur karena tidak bisa menyeberang,” ujar Kepala Desa Harumandala, Jamaludin.

Jembatan gantung sepanjang 36 meter ini tidak hanya dimanfaatkan sebagai akses pendidikan, tetapi juga mendukung aktivitas warga lainnya. Jembatan tersebut kini menjadi jalur penghubung penting bagi kegiatan ekonomi masyarakat, terutama untuk distribusi hasil pertanian.

Bahkan, jembatan ini menjadi akses strategis yang menghubungkan wilayah Pangandaran dengan kabupaten tetangga, Tasikmalaya.

“Jembatan ini bisa digunakan sebagai jalur ekonomi antara Pangandaran dan Tasikmalaya, khususnya untuk sektor pertanian,” kata Jamaludin.

Upaya pembangunan jembatan sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2023 melalui pengajuan proposal program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Namun, usulan tersebut belum mendapat realisasi.

Perhatian serius kemudian datang dari TNI Angkatan Darat. Pembangunan jembatan gantung ini menjadi atensi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang prihatin melihat kondisi para siswa harus mempertaruhkan keselamatan demi mengenyam pendidikan.

Pembangunan jembatan dimulai pada akhir November 2025 dan selesai dalam waktu kurang dari satu bulan. Sebelum pergantian tahun, jembatan sudah dapat digunakan oleh masyarakat dan para siswa.

Atas terbangunnya jembatan tersebut, Pemerintah Desa Harumandala menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan TNI.

“Kami atas nama pemerintah desa serta warga Harumandala dan Desa Sindangkasih mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak atas pembangunan jembatan gantung ini,” ujar Jamaludin.

Dengan adanya jembatan gantung ini, akses pendidikan dan perekonomian warga di wilayah tersebut diharapkan semakin lancar dan aman, terutama saat musim hujan.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tahapan Pencairan Uang Saku Magang Nasional, Cek Informasinya!
• 1 jam laludetik.com
thumb
MU Bidik Striker Liga Spanyol di Bursa Transfer Musim Panas, Siap Rogoh Kocek hingga Rp1,4 Triliun
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Pentas Modifikasi dan Kultur Otomotif IMX 2026 Bakal Digelar 9-11 Oktober
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Bus Terendam Banjir, Transjakarta Tegas: Bukan Armada Kami!
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Video Kurzawa Sedang Asyik Ngobrol dengan Pelatih Persib Bojan Hodak
• 2 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.