Warga Kampung Melayu Jaktim Belum Berencana Mengungsi Meski Dilanda Banjir

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Banjir melanda beberapa wilayah di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur sejak Kamis (22/1). Warga bahkan mendapatkan peringatan bahwa ketinggian air akan bertambah tinggi pada Jumat (23/1) malam. 

Meski demikian, warga belum memutuskan untuk beranjak ke tempat pengungsian. Kepala RT 13 RW 8 Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan masyarakat sekitar masih menilai banjir yang terjadi belum mengkhawatirkan.

"Masih pendek ini (permukaan air), capek kalau mengungsi sekarang," kata Sanusi kepada Katadata.co.id di lokasi kediamannya, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat (23/1).

Sanusi dan warga masih menganggap banjir yang terjadi belum tinggi meski ketinggian air diramalkan mencapai 130 sentimeter malam ini. Peringatan tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta ke setiap kepala RT di kawasan Kampung Melayu sekitar pukul 15.00 WIB.

Sanusi mengatakan status Siaga 3 akan bertahan sampai besok di wilayahnya. BPBD DKI Jakarta meramalkan ketinggian Sungai Ciliwung akan naik akibat curah hujan tinggi di Depok, Jawa Barat.

"Saat ini kami diperingatkan status banjir di kawasan kami Siaga 3 karena air dari Sungai Ciliwung naik nanti malam," kata Sanusi 

Sanusi mengatkana, warga daerah Pulo Batu, Kampung Melayu Jakarta Timur melakukan pengungsian terakhir kali pada 2007. Saat itu, tinggi banjir mencapai sekitar 2 meter atau merendam seluruh lantai pertama hunian warga.

Sanusi mengatakan, sebanyak 54 rumah yang ditinggali 96 kepala keluarga terendam banjir sampai hari ini. Alhasil, aktivitas 264 warga Pulo Batu harus menjaga hartanya dari air banjir yang masuk ke rumah.

Berdasarkan pantauan Katadata, kawasan Pulo Batu memiliki kontur tanah yang landai, membuat tinggi banjir bervariasi antara setinggi mata kaki hingga dada orang dewasa.

Sanusi menyampaikan kawasan tersebut kerap banjir setiap awal tahun lantaran tidak ada tanggul yang melindungi permukiman dari luapan Sungai Ciliwung

Merujuk data, dari rencana normalisasi kali sepanjang 33,69 kilometer, sudah diselesaikan sekitar 17,17 kilometer. Sisa sepanjang 16,52 kilometer masih terhambat karena adanya penolakan warga yang tinggal di sepanjang bantaran kali terkait pembebasan lahan.

Camat Jatinegara Endang Kartika Wahyuningsih baru mengunjungi warga terdampak Pulo Batu pada Jumat (23/1) pagi. Namun Sanusi menyampaikan belum ada bantuan yang dikirimkan pemerintah daerah sejak banjir pertama kali pada Senin (12/1).

Walau demikian, anggota Polda Metro Jaya tampak membawa perahu kecil untuk melakukan evakuasi warga terdampak di Pulo Batu sekitar pukul 15.15 WIB. Hal tersebut sejalan dengan imbauan waspada oleh BPBD Jakarta lantaran prakiraan cuaca ekstrem hingga pekan depan, Senin (26/1).

 

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cara dan Keuntungan Skrining BPJS Kesehatan bagi Peserta
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bocoran Dimensi iPhone 18 Pro: Dynamic Island Lebih Mungil, Lebar Cuma 13 Mm!
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bareskrim Geledah Kantor Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Fraud
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
4 Pemain PSM Absen Lawan Persijap
• 13 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Warga Baru Jakarta Shock: Ternyata Begini Ya Banjir yang di TV Itu
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.