HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Sekolah Islam Athirah menggelar Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) sebagai langkah evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan pendidikan di seluruh unit sekolah.
Kegiatan ini diikuti oleh Direktur Sekolah Islam Athirah, Wakil Direktur wilayah Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone, serta seluruh pimpinan departemen dan pimpinan unit sekolah.
Forum ini menjadi ruang bersama untuk meninjau efektivitas penerapan Sistem Manajemen Mutu (SMM) dan Sistem Manajemen Operasional Pendidikan (SMOP) yang selama ini berjalan di lingkungan Sekolah Islam Athirah.
Dalam rapat tersebut, pimpinan sekolah juga memantau tindak lanjut hasil audit internal dan eksternal yang telah dilakukan sebelumnya. Setiap unit diminta memaparkan progres perbaikan, sekaligus mengidentifikasi area yang masih membutuhkan pembenahan.
Selain evaluasi sistem, RTM turut membahas kebutuhan dan harapan para pemangku kepentingan, mulai dari peserta didik, orang tua, hingga tenaga pendidik dan kependidikan. Sekolah juga memetakan berbagai potensi risiko yang dapat berdampak pada proses belajar-mengajar maupun tata kelola organisasi.
“RTM ini jadi momen untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Kami ingin sistem benar-benar bekerja, bukan hanya ada di dokumen,” ujar Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Athirah, Yauri M Idrus.
Melalui forum ini, Sekolah Islam Athirah mendorong perbaikan berkelanjutan dengan merumuskan langkah korektif dan pencegahan yang lebih terukur. Hasil evaluasi diharapkan mampu memperbaiki proses kerja lintas unit dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan.
RTM juga menjadi sarana antisipasi terhadap berbagai risiko yang mungkin muncul di lingkungan sekolah, baik yang bersumber dari internal maupun eksternal. Dengan pemetaan risiko yang lebih jelas, sekolah dapat menyiapkan langkah mitigasi sejak dini.
“Kami ingin lebih siap menghadapi perubahan. Dunia pendidikan bergerak cepat, jadi sekolah harus adaptif dan responsif,” tambahnya singkat.
Athirah berkomitmen untuk terus menjaga mutu layanan pendidikan, memperkuat sistem, dan memastikan setiap kebijakan yang diambil relevan dengan perkembangan dan tantangan pendidikan ke depan. (wid)





