Bandara kerap kali dianggap sekadar tempat transit untuk berpindah dari satu kota ke kota lain. Di tengah kesibukan mengejar jadwal penerbangan, tak banyak penumpang yang sempat menikmati keindahan arsitektur terminal bandara.
Namun, tahukah kamu, bahwa setiap tahunnya ada ajang penghargaan yang menilai bandara-bandara paling indah di dunia?
Ya, dilansir travel.nine.com.au, ada bandara-bandara yang justru menonjol, karena desainnya yang unik dan konsepnya yang luar biasa.
Saat bicara desain dan konsep yang unik, yang terlintas di benak traveler mungkin adalah Bandara Changi di Singapura. Namun bukan di Singapura, bandara terindah di dunia pada 2026 justru berada di Amerika Serikat.
Penghargaan tersebut diberikan oleh ajang arsitektur internasional Prix Versailles kepada San Francisco International Airport (SFO), mengalahkan sejumlah bandara ikonik dunia.
Secara khusus, Harvey Milk Terminal 1 di Bandara Internasional San Francisco mendapat pujian tertinggi atas pencapaiannya di berbagai aspek, mulai dari keberlanjutan, inovasi, nilai budaya, pengalaman penumpang, hingga keunggulan arsitektur. Penghargaan ini diumumkan dalam seremoni Prix Versailles yang digelar pada akhir Desember lalu.
Terminal tersebut baru saja menjalani proyek pembangunan kembali bernilai miliaran dolar Amerika Serikat. Pembaruan mencakup penambahan gerbang keberangkatan, fasad baru, serta area konter tiket yang didesain ulang untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Prix Versailles juga menyoroti komitmen SFO terhadap lingkungan. Terminal 1 berhasil menurunkan jejak karbon hingga 79 persen, serta mengurangi penggunaan energi sebesar 59 persen. Tak hanya itu, terminal ini menjadi yang pertama di dunia yang menghadirkan galeri museum di dalam bandara, yang didedikasikan untuk mengenang Harvey Milk, tokoh politik Amerika Serikat sekaligus ikon perjuangan hak sipil.
"Dengan 25 gerbang keberangkatan baru, Terminal 1 merupakan hasil dari transformasi ambisius," tulis Prix Versailles dalam siaran persnya.
"Cahaya alami yang lembut menjangkau setiap lantai, menciptakan suasana yang menenangkan dan restoratif bagi para pelancong," lanjutnya.
Bandara Terindah di Dunia LainnyaSelain San Francisco, sejumlah bandara lain juga mendapat pengakuan dari Prix Versailles. Marseille Provence Terminal 1 di Prancis dipuji berkat desain interiornya, sementara Roland Garros Airport Arrivals Terminal di Prancis disebut sebagai struktur bandara bioklimatik tropis pertama di dunia.
Bandara Yantai Penglai International Airport Terminal 2 di China, yang menjadi unggulan pada 2025, kembali mendapat apresiasi berkat desain pesisirnya yang unik dan pemanfaatan cahaya alami. Sementara itu, Kansai International Airport Terminal 1 di Jepang juga masuk dalam daftar berkat keunggulan arsitekturnya.
Sejak 2015, Prix Versailles rutin digelar setiap tahun di bawah naungan UNESCO untuk merayakan karya arsitektur kontemporer terbaik dunia. Setiap tahunnya, juri internasional memberikan 24 gelar dunia dalam berbagai kategori, mulai dari bandara, stasiun penumpang, kampus, fasilitas olahraga, museum, hotel, hingga restoran.
Pada 2025 lalu, Stasiun Gadigal Metro di Sydney masuk dalam daftar stasiun penumpang terindah di dunia.




