Tiga daerah di Jawa Timur (Jatim) masih terendam banjir. Ketiga daerah itu yakni Sidoarjo, Lamongan, dan Pasuruan.
"Ada sejumlah daerah yang masih terjadi genangan banjir, di antaranya Pasuruan, Lamongan, hingga Sidoarjo," kata Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto dilansir dari detikJatim, Jumat (23/1/2026).
Data dari BPBD Jatim hingga Jumat 23 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, banjir masih terjadi di wilayah Lamongan. Bahkan di Lamongan, SK Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi diperpanjang hingga 26 Januari 2026 sesuai dengan KEPUTUSAN BUPATI LAMONGAN NOMOR 100.3.3.2/54/KPTS/413.013/2026.
"Kondisi genangan saat ini bervariasi di Lamongan dengan sebagian wilayah terpantau mengalami penurunan. Kondisi tinggi muka air (TMA) Sungai Blawi masih siaga merah," jelasnya.
Kemudian di Sidoarjo, Gatot membeberkan banjir masih terjadi di beberapa titik dikarenakan drainase yang kurang memadai. "Kondisi genangan air saat ini mengalami penurunan seperti di Kecamatan Tanggulangin, Kecamatan Candi, Kecamatan Waru, dan Kecamatan Sidoarjo," kata Gatot.
Sementara di wilayah Pasuruan, banjir terjadi akibat naiknya debit air di hulu DAS Rejoso. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan signifikan debit air sungai yang selanjutnya meluap dan menggenangi badan jalan serta permukiman warga.
Simak selengkapnya di sini
(isa/idh)




