Gaji Guru Honorer Belum Layak, DPR Ingin Minimal Rp 5 Juta per Bulan

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani, menilai, kesejahteraan guru masih menjadi isu penting yang mesti diperhatikan. Pasalnya, saat ini masih banyak guru yang dibayar dengan upah jauh di bawah kelayakan.

Legislator Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyagakan, kesejahteraan guru, khususnya guru honorer, hingga saat ini masih jauh dari kata layak. Karena itu, perlu perhatian khusus dari negara untuk meningkatkan kesejahteraan para guru.

Baca Juga
  • Daerah Diminta Jadi User Inovasi Perguruan Tinggi
  • Disdik Tangsel Pecat Guru SD yang Diduga Cabuli Sejumlah Murid
  • Siswa dan Guru di Jakarta Dilarang Pakai Gawai Selama Jam Sekolah

"Kita harus jujur mengakui bahwa kesejahteraan guru kita hari ini masih jauh dari harapan. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan dan tidak sebanding dengan peran besar guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Lalu melalui keterangannya yang dikonfirmasi Republika di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Lalu mengungkapkan, masih banyak guru honorer yang menerima gaji tidak lebih dari Rp 500 ribu per bulan. Bahkan, tidak sedikit guru yang menerima gaji secara tidak rutin, dibayarkan setiap tiga hingga enam bulan sekali, bahkan ada yang mengalami pemotongan upah.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dia mengakui, pemerintah telah mengalokasikan 20 persen APBN, Rp 750 triliun dari total Rp 3.500 triliun untuk sektor pendidikan. Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya secara langsung oleh para pendidik.

"Jika 20 persen anggaran pendidikan itu benar-benar digunakan secara utuh untuk kepentingan pendidikan, kami di Komisi X DPR telah menghitung bahwa gaji ideal guru honorer seharusnya minimal Rp 5 juta per bulan," kata Lalu.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Simpanan Valas Naik 3,73 Persen, LPS Tahan Bunga di Level 2 Persen
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Di Davos, Prabowo Diundang FIFA Hadiri Piala Dunia 2026 di AS
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Kebakaran Dahsyat Lalap Mal: Gedung Hangus dan Hancur, Puluhan Tewas
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup Susun Ulang Penilaian Proper Usai Ratusan Hotel Bali Dapat Predikat M
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Perkuat Sinergi, Kodim 1714/Puncak Jaya dan Pemda Gelar Olahraga Bersama
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.