KPK: Pemeriksaan Dito Ariotedjo untuk Telusuri Asal-usul Pemberian Kuota Haji

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasan Eks Menpora Dito Ariotedjo diperiksa dalam kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan itu dilakukan untuk menelusuri asal-usul pemberian kuota haji sejak kunjungan kerja Dito bersama Presiden ke-7 Joko Widodo ke Arab.

"Jadi memang Pak Dito ini mengetahui latar belakang asal-usul pemberian tambahan kuota ibadah haji, sehingga penyidik membutuhkan keterangan dari Pak Dito ini untuk dijelaskan dalam proses penyidikan perkara ini. Artinya ini kan pra-diskresi ya," ujar Budi di KPK, Jumat (23/1/2026).

Dia menyatakan bahwa keterangan Dito diperlukan untuk menguatkan alat bukti yang diperoleh penyidik KPK, sehingga kasus kuota haji ini bisa terungkap secara terang benderang.

"Nah, keterangan dari Pak Dito ini tentu kemudian membantu penyidik KPK untuk melengkapi bukti-bukti yang sudah didapatkan sebelumnya," imbuhnya.

Di samping itu, Budi tidak menjawab pasti soal pemeriksaan Dito terkait dengan mertuanya Fuad Hasan selaku bos Biro Perjalanan Haji dan Umrah, Maktour.

Baca Juga

  • Dito Sebut Tidak Hadir Saat KPK Geledah Rumah Mertuanya Fuad Hasan Terkait Maktour
  • Penuhi Panggilan KPK, Dito Ariotedjo Dicecar Soal Kunker Jokowi ke Arab hingga Bos Maktour
  • Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK pada Kasus Kuota Haji

Dia hanya menyatakan bahwa keterlibatan pihak ketiga seperti asosiasi maupun penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) harus didalami lebih lanjut 

"Terkait dengan asosiasi ataupun PIHK, nanti penyidik masih akan terus memanggil tentunya ya, beberapa pihak yang kemudian bisa melengkapi dari keterangan-keterangan yang sudah diperoleh sebelumnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dito Ariotedjo telah rampung diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, Dito tiba sekitar 12.50 WIB. Selang sekitar tiga jam kemudian, politisi Partai Golkar itu keluar dari Gedung Merah Putih KPK pada 16.10 WIB.

Dalam pemeriksaannya, Dito menjelaskan soal pengalamannya mendampingi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan kerja ke Arab Saudi pada Oktober 2023.

Dito mengemukakan bahwa dalam kunjungan itu sejumlah menteri pun ikut menemani Jokowi untuk menandatangani sejumlah kerja sama di beberapa sektor dengan pemerintah Arab.

Khusus Dito, pertemuan itu berkaitan dengan jabatannya sebagai Menpora sekaligus menyatakan dukungan atas penyelenggaraan piala dunia sepak bola di Arab.

Adapun, Dito mengemukakan apabila terkait kuota haji berlangsung saat Jokowi melakukan makan siang dengan pangeran Arab saat itu Muhammad bin Salman (MBS). 

Namun, Dito juga menekankan bahwa pertemuan itu tidak membahas spesifik soal kuota haji, melainkan ada juga pembahasan soal investasi di Indonesia seperti IKN.

"Seingat saya itu bagian dari pembicaraan waktu itu lagi makan siang Presiden Jokowi dengan MBS. Itu sebenarnya tidak kuota spesifik tapi pelayanan haji. Karena kan haji kita butuh banyak kan," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kinerja Perbankan 2026 Diproyeksi Tetap Solid, Ini Pendorongnya
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Imbas Hujan Deras, 14 Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir
• 15 jam laluidntimes.com
thumb
Indonesia Gabung Board of Peace (BoP) yang Diprakarsai Trump, Prabowo : Kesempatan Bersejarah untuk Mencapai Perdamaian di Gaza
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Persija Hadapi Madura United dengan Skuad Pincang, Dony Tri Pamungkas: Optimistis Tiga Poin! 
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Shayne Pattynama Gabung Persija, Ini Respons Berkelas John Herdman Soal Banyak Pemain Keturunan ke Liga Indonesia
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.