BABY menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dari semula 26 Januari menjadi 12 Februari 2026.
IDXChannel - PT Multitrend Indo Tbk (BABY) menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dari semula 26 Januari menjadi 12 Februari 2026.
RUPSLB digelar dalam rangka meminta persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan rights issue dengan skema inbreng, guna mengakuisisi distributor mainan PT Emway Globalindo (EGI).
"Dengan ini perseroan menyampaikan informasi kepada pemegang saham RUPSLB ditunda pelaksanaannya menjadi tanggal 12 Februari 2026," tulis manajemen BABY dalam keterbukaan informasi, Jumat (23/1/2026).
Adapun perseroan akan menerbitkan sebanyak 238.571.825 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp590 per saham, sehingga berpotensi menghimpun dana hingga Rp140,75 miliar.
Dana hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan perseroan untuk mengambil alih sebagian besar saham PT Emway Globalindo (EGI) yang saat ini dimiliki oleh Blooming Years Pte Ltd (BY)
Dalam pelaksanaan PMHMETD I, BY akan menyetorkan 255.077.189 saham EGI atau setara 48 persen dari modal ditempatkan dan disetor EGI sebagai setoran modal.
Selain skema inbreng, perseroan dan BY juga akan melaksanakan rencana pembelian sisa saham EGI setelah PMHMETD I memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Total nilai akuisisi EGI mencapai Rp269,9 miliar, dengan rincian Rp129,9 miliar untuk skema inbreng atas 48 persen saham EGI dan Rp139,9 miliar untuk pembelian 274.721.610 saham EGI atau setara 51,99 persen saham EGI.
Dana untuk pembelian sisa saham tersebut akan bersumber dari fasilitas pinjaman PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Dengan rampungnya proses pengambilalihan, BY tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham EGI, namun tetap menjadi pemegang saham pengendali perseroan.
(DESI ANGRIANI)





