Ramai menjadi sorotan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Kezia Syifa menjadi tentara Amerika Serikat (AS). Perempuan ini bergabung dengan Army National Guard di Maryland, AS.
Lalu, bagaimana seorang WNI bisa menjadi bagian dari militer AS? Apa syaratnya dan berapa gajinya?
Syarat Umum Menjadi Tentara ASWarga Negara Indonesia (WNI) yang ingin bergabung dengan angkatan bersenjata Amerika Serikat (AS) harus memenuhi beberapa syarat utama.
Salah satu syarat tersebut adalah memiliki Permanent Resident Card atau Green Card. Status ini menunjukkan bahwa individu tersebut telah mendapatkan izin tinggal permanen di AS dan diakui sebagai penduduk tetap.
Selain memiliki Green Card, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat penting. Calon prajurit diharuskan mampu berkomunikasi secara lisan maupun tulisan dalam Bahasa Inggris. Kemampuan bahasa ini sangat penting karena seluruh pelatihan dan instruksi dalam militer AS disampaikan dalam Bahasa Inggris.
Calon tentara juga diwajibkan mengikuti ujian Armed Services Vocational Aptitude Battery (ASVAB). Ujian ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan serta kelayakan calon prajurit dalam bidang pekerjaan militer yang akan diambil. Hasil ujian ini menjadi salah satu pertimbangan dalam penempatan kerja di militer.
Batas Usia Pendaftaran Berdasarkan MatraSetiap cabang angkatan bersenjata AS menetapkan batas usia yang berbeda untuk pendaftaran. Berikut adalah batas usia berdasarkan matra:
-
Army: 17–35 tahun
-
Air Force: 17–42 tahun
-
Navy: 17–41 tahun
-
Marine Corps: 17–28 tahun
-
Coast Guard: 17–41 tahun
-
Space Force: 17–42 tahun
Dalam beberapa kasus, batas usia ini dapat diperlonggar dengan izin khusus. Prosedur tersebut memungkinkan individu yang melebihi batas umur untuk tetap mendaftar jika memenuhi kriteria tertentu.
Struktur Gaji Tentara ASGaji tentara AS diatur berdasarkan pangkat dan masa dinas. Struktur gaji ini bersifat transparan dan akan meningkat seiring dengan kenaikan pangkat dan pengalaman. Setiap anggota militer akan mendapatkan gaji pokok yang ditentukan sesuai pangkat, yang kemudian dapat ditambah dengan berbagai tunjangan.
Tentara AS juga menerima beragam tunjangan seperti tunjangan perumahan, tunjangan makan, dan tunjangan pakaian. Tunjangan ini biasanya tidak dikenakan pajak, sehingga dapat meningkatkan pendapatan bersih yang diterima anggota militer.
Baca Juga:Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sekadau, Getarannya Terasa hingga Sintang dan Melawi
Berikut adalah gambaran gaji bulanan bagi prajurit di berbagai pangkat:
-
E-1 (Prajurit baru): $2,407.20 (Rp40,6 juta)
-
E-2: $2,697.90 (Rp45,5 juta)
-
E-3: $2,836.80 (Rp47,9 juta)
-
E-4: $3,142.20 (Rp53 juta)
-
E-5: $3,342.90 (Rp56,4 juta)
-
E-6: $3,401.10 (Rp57,4 juta)
-
E-7: $3,932.10 (Rp66,4 juta)
-
E-8: $5,656.50 (Rp95,5 juta)
-
E-9: $6,910.20 (Rp116,7 juta)
Sebagai contoh, untuk seorang prajurit berpangkat E-2 yang menikah dan bertugas di Fort Campbell, Kentucky, dengan masa dinas kurang dari dua tahun, estimasi total kompensasi tahunan dapat mencapai sekitar $67,285 (Rp1,13 miliar).
Rincian komponen gaji ini meliputi:
-
Gaji pokok: $28,356 (Rp479 juta)
-
Bonus masuk (maksimal): $10,000 (Rp168 juta)
-
Tunjangan perumahan: $21,276 (Rp359 juta)
-
Tunjangan makan: $5,592 (Rp94 juta)
-
Tunjangan pakaian: $2,061 (Rp34 juta)
Dengan sistem gaji yang menarik dan tunjangan yang beragam, menjadi tentara AS dapat memberikan stabilitas finansial. Namun, proses untuk bergabung tidaklah mudah, terutama bagi WNI yang harus memenuhi sejumlah syarat ketat.
Baca Juga:Banjir Jakarta, Pemprov DKI Imbau Perusahaan Terapkan WFH Akibat Cuaca Ekstrem


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4255388/original/099094100_1670573986-20221209-Cuaca-Ekstrem-Faizal-4.jpg)

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F09%2F1b9fb98fbfe4bb04bfc0676abba345cc-WhatsApp_Image_2026_01_07_at_09.48.29.jpeg)