Ukraina, Rusia, dan AS Akan Bahas Konsesi Wilayah, Donbas Jadi Isu Paling Sensitif

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy berbicara di Kyiv, Ukraina, Sabtu (3/1/2026). (Sumber: AP Photo/Danylo Antoniuk)

ABU DHABI, KOMPAS.TV - Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat (AS) dijadwalkan menggelar pembicaraan trilateral di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Jumat (23/1/2026). Isu paling krusial menyangkut konsesi wilayah, khususnya masa depan kawasan Donbas di Ukraina timur. 

Pertemuan ini berlangsung di tengah dorongan kuat Washington untuk terwujudnya kesepakatan damai yang dapat mengakhiri invasi skala penuh Rusia yang hampir memasuki tahun keempat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan masa depan Donbas akan menjadi fokus utama pembahasan. 

Dilansir Associated Press, ia menegaskan status wilayah Ukraina timur yang saat ini diduduki Rusia, masih belum terselesaikan. 

Baca Juga: AS, Rusia dan Ukraina Akan Lakoni Pertemuan Trilateral, Perdana Sejak Mereka Perang

Zelenskyy juga kembali menyatakan keterbukaannya terhadap gagasan zona perdagangan bebas di wilayah timur yang berada di bawah kendali Ukraina. 

“Saya pikir ini akan positif bagi urusan kami,” ujarnya, seraya menyebut proposal tersebut telah ia bahas dengan Presiden AS Donald Trump di Davos, Swiss, sehari sebelumnya.

Pembicaraan Abu Dhabi digelar hanya beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pertemuan maraton dengan para utusan Trump di Moskow. 

Kremlin menegaskan, untuk mencapai kesepakatan damai, Kyiv harus menarik pasukannya dari wilayah timur yang telah dianeksasi Rusia—meski Moskow mengakui tidak pernah sepenuhnya menguasai seluruh area tersebut. 

Penasihat kebijakan luar negeri Kremlin menyatakan penyelesaian jangka panjang “tidak mungkin” tercapai tanpa menyelesaikan isu teritorial.

Ini merupakan pertama kalinya pejabat pemerintahan Trump bertemu secara bersamaan dengan perunding Ukraina dan Rusia. 

Meski jalannya perundingan masih belum jelas dan banyak hambatan tersisa, sebagian pihak melihat pertemuan ini sebagai sinyal adanya kemajuan menuju penutupan kesepakatan. 

Baca Juga: Serangan Udara Rusia Gempur Jaringan Listrik Ukraina, Zelenskyy Sebut Moskow Tembakkan 300 Drone

Zelenskyy menyebut proposal perdamaian saat ini “hampir siap,” meski status tanah yang diduduki Rusia tetap menjadi ganjalan.

Kremlin hanya menyebut pertemuan Abu Dhabi sebagai “kelompok kerja isu keamanan.” 

Juru bicara Kremlin mengatakan delegasi Rusia dipimpin pejabat militer senior dan pembahasan bisa berlanjut hingga Sabtu (24/1/2026) bila diperlukan.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • perundingan Ukraina Rusia
  • perang Rusia Ukraina
  • Ukraina Rusia
  • Volodymyr Zelenskyy
  • Donald Trump
  • Vladimir Putin
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Usai Orang Tuanya Sampaikan Kritik, Miris… Dua Bersaudara Tak Diberi Jatah MBG
• 16 jam lalufajar.co.id
thumb
Momen Tim SAR Sujud Syukur Saat Semua Korban Pesawat ATR Ditemukan
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pengusaha Hotel Kasih Nasihat-Ungkap Masalah Utama Harga Tiket Pesawat
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Terharu Atas Syukur Warga Terima Panel Interaktif
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Bendung Katulampa Siaga 3 Malam Ini, Jakarta Siap-Siap Banjir Kiriman
• 3 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.