Opsi Belajar dan Bekerja dari Rumah Selama Cuaca Ekstrem, Fahira Idris DPD Harap Jadi Standar Baru di Jakarta

liputan6.com
20 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta Fahira Idris menilai kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membuka opsi School From Home (SFH) dan Work From Home (WFH) selama periode cuaca ekstrem sebagai langkah yang tepat, adaptif, dan relevan dengan tantangan kota besar seperti Jakarta.

Kebijakan ini dinilai bukan sekadar respons jangka pendek, tetapi cerminan tata kelola kota modern yang menempatkan keselamatan dan keberlanjutan sebagai prioritas.

Advertisement

BACA JUGA: Fahira Idris DPD Tekankan Perda Koperasi Harus Berpihak pada Ekonomi Rakyat

Menurut Fahira Idris, intensitas hujan tinggi yang berpotensi memicu banjir dan kemacetan ekstrem harus disikapi dengan pendekatan mitigasi risiko yang konkret. Opsi belajar dan bekerja dari rumah mampu mengurangi mobilitas warga pada hari-hari berisiko tinggi, sehingga menekan potensi kecelakaan lalu lintas, gangguan kesehatan, serta kelelahan fisik akibat perjalanan yang tidak efisien.

“Kebijakan SFH dan WFH ini tepat sebagai bentuk adaptasi yang rasional di tengah cuaca ekstrem tanpa menghentikan fungsi pendidikan dan ekonomi. Saya berharap ke depan, kebijakan SFH dan WFH jadi standar baru sehingga lebih antisipatif atau idealnya dikeluarkan berbasis prakiraan cuaca resmi, seperti peringatan dini BMKG atau sebelum hujan lebat, banjir, dan kemacetan terjadi. Dengan demikian, sekolah, instansi pemerintah, dan perusahaan swasta memiliki waktu untuk menyiapkan penyesuaian secara tertib dan terencana,” ujar Fahira Idris, Jumat (23/1).

Ia mencontohkan, sejumlah negara seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat telah lama menjadikan penyesuaian pola kerja dan sekolah berbasis prakiraan cuaca sebagai prosedur baku dalam menghadapi cuaca ekstrem. Jakarta, sebagai kota global yang rentan terhadap dampak perubahan iklim, dinilai perlu mengadopsi praktik serupa secara lebih konsisten.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kondisi Tak Sehat, OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan PT Varia Intra Finance
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Diguyur Hujan Seharian, Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Warga Bantaran Ciliwung Diminta Waspada
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Polsek Pesanggrahan Bantu Warga Terdampak Banjir di Ulujami
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Dugaan Anggota TNI Jadi Korban Longsor Bandung Barat, Kapendam III/Siliwangi: Segera Kami Pastikan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Longsor di Cisarua Bandung Barat, 30 Rumah Tertimbun, Tiga Orang Meninggal
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.