Jakarta, VIVA – Di tengah gelombang ucapan belasungkawa, warganet ramai menyoroti jejak digital lama milik Lula Lahfah yang kembali muncul ke permukaan. Salah satu yang paling banyak dibicarakan adalah sebuah cuitan di platform X (dulu Twitter), yang berisi ungkapan kegelisahan dan ketakutan akan kematian.
Cuitan tersebut ditulis Lula pada 24 November 2021 dan kembali viral setelah publik mengetahui kabar meninggalnya sang selebgram. Dalam unggahan singkat itu, Lula menuliskan kalimat yang kini terasa begitu emosional bagi banyak orang. Scroll ke bawah untuk simak artikel sepengkapnya.
- instagram:@lulalahfah
“Overthinking sampe GERD lalu makin overthinking karena takut meninggal,” tulisnya 24 November 2021 yang dikutip dari akunnya @lullipopp pada Jumat, 23 Januari 2026.
Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka datang dari selebgram Lula Lahfah yang meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026. Informasi tersebut pertama kali viral setelah salah satu sahabatnya, Derry Syaputra, mengunggah foto Lula dengan emotikon menangis di media sosial.
Tak lama berselang, sebuah surat keterangan kematian turut beredar dan memperkuat kabar tersebut. Surat tersebut dikeluarkan oleh Mardhiyah Medical Clinic dan memuat informasi detail terkait waktu serta penyebab meninggalnya Lula Lahfah.
"Menyatakan bahwa telah meninggal dunia saudara: Lula Lahfah," bunyi surat keterangan itu, mengutip unggahan Instagram @kimjennniiie,
"Pada tanggal 23 Januari 2026 tepatnya pukul 19.20 WIB dikarenakan atau disebabkan oleh Henti Jantung dan Henti Nafas," jelas surat keterangan tersebut.
Lula Lahfah sendiri dikenal sebagai selebgram, penyanyi, sekaligus aktris asal Indonesia. Perempuan bernama lengkap Lula Lahfah Pahlevi ini lahir di Jakarta pada 17 Juli 1999 dan menjadi salah satu figur muda yang aktif di industri hiburan Tanah Air.
Dalam kehidupan keluarga, Lula merupakan anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Feroz Marikar dan Tatu Yulyanah. Ia memiliki seorang kakak perempuan bernama Farah Dibba Shavira serta adik laki-laki bernama Shaquille Sultan Pahlevi.




