Gaya Hidup Aktif Jadi Tren, Pasar Indonesia kian Diminati Brand Olahraga Global

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

TREN olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Lari tidak lagi diposisikan semata sebagai aktivitas kebugaran, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, sarana bersosialisasi, hingga identitas komunitas. 

Kondisi ini menciptakan peluang besar bagi perusahaan olahraga global untuk masuk dan memperluas bisnis di pasar Indonesia.

Salah satu brand global yang menangkap momentum tersebut adalah XTEP. Brand olahraga asal Tiongkok ini resmi membuka store terbarunya di Central Park Mall, Jakarta Barat, Kamis (22/1). Ekspansi ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap potensi pasar pelari Indonesia yang dinilai masih terbuka lebar.

Baca juga : 10 Rekomendasi Sepatu Lari Non-Pelari Kalcer, Fokus Nyaman & Fungsional

Perkembangan tren lari di Indonesia ditopang oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hidup sehat, maraknya event lari, serta tumbuhnya komunitas pelari di berbagai kota. Lari juga semakin lekat dengan gaya hidup urban, menjadi bagian dari rutinitas sekaligus ajang berjejaring.

Perubahan pola konsumsi inilah yang mendorong brand global melihat Indonesia bukan sekadar pasar penjualan, tetapi ekosistem olahraga yang terus berkembang.

Direktur XRUN, Dandy Ariesandy, menilai tren tersebut menjadi faktor utama yang membuat pasar sepatu lari dan apparel olahraga di Indonesia terus bertumbuh. Menurutnya, lari kini telah bertransformasi menjadi bagian dari lifestyle dan aktivitas berkomunitas. 

Baca juga : Lari Kategori 5K dan 10K Jadi Favorit Warga Jakarta

"Saat ini, lari bukan hanya olahraga, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat," ujar Dandy.

Melihat dinamika tersebut, XTEP hadir dengan pendekatan produk yang menyasar berbagai level pelari. Perusahaan menawarkan sepatu lari dari kategori basic running hingga racing shoes, dengan rentang harga mulai dari Rp1 juta hingga Rp4 juta. Strategi ini memungkinkan XTEP menjangkau pelari pemula, pelari rekreasional, hingga atlet kompetitif yang membutuhkan sepatu berperforma tinggi.

Selain sepatu, XTEP juga memanfaatkan tren gaya hidup aktif dengan menghadirkan lini apparel dan sport lifestyle yang dapat digunakan untuk aktivitas olahraga maupun keseharian. Produk apparel dilengkapi teknologi seperti XTEP-DRY, XTEP COOL, dan XTEP SHIELD untuk mendukung kenyamanan dan fungsionalitas.

Sejumlah produk juga menggunakan material ramah lingkungan, sejalan dengan meningkatnya perhatian konsumen terhadap aspek keberlanjutan.

Tak hanya mengandalkan penjualan produk, XTEP juga memanfaatkan tren komunitas lari sebagai pintu masuk ke pasar Indonesia. Melalui Xtep Running Club, perusahaan membangun keterlibatan dengan pelari dari berbagai level, mulai dari pemula hingga elit. Pendekatan berbasis komunitas ini dinilai efektif untuk memperkuat loyalitas merek sekaligus memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pasar lokal.

Sebagai bagian dari aktivasi pasar, XTEP juga menggelar XTEP 5K Morning Run yang akan berlangsung pada 24 Januari 2026 di kawasan Central Park. Kegiatan ini dirancang sebagai ajang olahraga sekaligus sarana interaksi antara brand dan komunitas pelari.

Tingginya antusiasme peserta, yang terlihat dari kuota pendaftaran yang telah terpenuhi, mencerminkan besarnya minat masyarakat terhadap kegiatan lari dan aktivitas berbasis komunitas.

Masuknya brand global seperti XTEP menunjukkan bahwa tren lari di Indonesia telah mencapai skala yang menarik secara bisnis. Dengan populasi besar, pertumbuhan kelas menengah, serta meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat, Indonesia dinilai memiliki potensi menjadi salah satu pasar utama olahraga lari di kawasan Asia. Bagi perusahaan global, tren ini bukan hanya peluang jangka pendek, tetapi fondasi untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa depan. (E-1)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TNI Bangun Jembatan Penghubung, Aktivitas Siswa Pangandaran Kembali Normal
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Tambahan 29 Emas! Indonesia Kokoh di Posisi Kedua ASEAN Para Games 2025
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
KAI Sediakan 37.758 Kursi KA Jarak Jauh per Hari dari Gambir dan Pasar Senen Selama Lebaran 2026
• 3 jam lalupantau.com
thumb
BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem hingga 29 Januari, Jakarta–Banten Berstatus Awas
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Plus Minus Skema Baru Impor BBM SPBU Swasta
• 9 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.