Peneliti temukan terobosan densitas penyimpanan feroelektrik baru

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Beijing (ANTARA) - Tim peneliti China baru-baru ini mencapai terobosan dalam material feroelektrik (ferroelectric material) yang menjanjikan peningkatan drastis pada densitas (kepadatan) penyimpanan informasi. Temuan mereka telah dipublikasikan pada Jumat (23/1) dalam jurnal Science.

Tim peneliti dari Institut Fisika di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) berhasil mengidentifikasi dinding-dinding domain bermuatan satu dimensional di dalam material feroelektrik berstruktur fluorit.

Dinding-dinding ini berukuran sangat kecil, dengan ketebalan dan lebar hanya sepersekian ratus ribu dari diameter rambut manusia. Secara khusus, penemuan ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan perangkat dengan berdensitas ultratinggi generasi berikutnya.

Material feroelektrik sangat penting bagi teknologi masa depan di berbagai bidang, seperti penyimpanan data, penginderaan, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Penyimpanan informasi di dalam dinding-dinding domain satu dimensional ini dapat meningkatkan densitas penyimpanan hingga beberapa ratus kali lipat.

Batas teoretisnya diperkirakan sekitar 20 terabita per sentimeter persegi, kapasitas yang cukup untuk menyimpan 10.000 film berdefinisi tinggi atau 200.000 video pendek berdefinisi tinggi pada sebuah perangkat yang berukuran tidak lebih besar dari sebuah prangko.

Mari simak lebih lanjut melalui rangkaian foto berikut iniL


Zhong Hai, seorang peneliti pascadoktoral, menguji kinerja feroelektrik di laboratorium Institut Fisika di Akademi Ilmu Pengetahuan China, Beijing, ibu kota China, pada 21 Januari 2026. (Xinhua/Jin Liwang)



Foto yang diabadikan pada 21 Januari 2026 ini menunjukkan sampel kapasitor feroelektrik di laboratorium Institut Fisika di Akademi Ilmu Pengetahuan China, Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Jin Liwang)Z







Foto yang diabadikan pada 21 Januari 2026 ini menunjukkan sampel kapasitor feroelektrik di laboratorium Institut Fisika di Akademi Ilmu Pengetahuan China, Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Jin Liwang)Z




















Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TOP 5: DKI Terapkan WFH-PJJ hingga DPR Usul Gaji Guru Honorer 5 Juta
• 12 jam laluidntimes.com
thumb
DPRD Bali Segel Proyek di Lapangan Golf Premium, Diduga Jadi Penyebab Banjir
• 13 jam lalugenpi.co
thumb
Qonitah Syakuroh raih emas para bulu tangkis di ASEAN Para Games
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
APN Kelola Lahan Sawit Sitaan 1,7 Juta Hektare, Sumbang Rp530 Miliar ke Kas Negara di 2025
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Persita Tangerang vs Bhayangkara FC
• 2 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.