Pantau - Uni Eropa (UE) akan segera mengajukan paket investasi besar untuk Greenland sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan strategis dan menghadapi tekanan geopolitik di kawasan Arktika.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengungkapkan bahwa UE tengah mempersiapkan dukungan investasi yang signifikan bagi Greenland.
Langkah ini disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) darurat para pemimpin negara-negara anggota UE yang digelar di Brussel, Belgia, pada Kamis (22/1) malam waktu setempat.
Fokus Investasi dan Keamanan ArktikaKomisi Eropa akan memperkuat kehadirannya di Arktika dengan meningkatkan pengeluaran untuk peralatan pertahanan yang dirancang khusus untuk kondisi wilayah tersebut.
Investasi pertahanan ini akan difokuskan pada pengadaan peralatan siap guna, termasuk kapal pemecah es buatan Eropa yang dirancang untuk menghadapi kondisi ekstrem di kawasan Arktika.
UE juga akan mempererat kerja sama keamanan dengan negara-negara mitra yang memiliki kepentingan strategis di kawasan Arktika, seperti Inggris, Kanada, Norwegia, dan Islandia.
"Kita harus memperkuat pengaturan keamanan dan pertahanan dengan mitra-mitra di kawasan ini, seperti Inggris, Kanada, Norwegia, dan Islandia. Hal ini telah menjadi kebutuhan geopolitik yang nyata bagi Greenland," ungkapnya.
Respons terhadap Ancaman ASKTT darurat tersebut juga membahas meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat terkait posisi strategis Greenland.
Para pemimpin UE menilai perlunya langkah cepat dan terkoordinasi untuk melindungi kepentingan Eropa di wilayah tersebut.
Selain penguatan militer, para pemimpin juga mengevaluasi langkah-langkah diplomatik dan ekonomi sebagai respons terhadap dinamika geopolitik yang berkembang.


