FAJAR, JAKARTA – Persaingan papan atas Super League 2025/2026 memanas paruh kedua musim. Borneo FC Samarinda mengudeta Persib Bandung di puncak klasemen.
Sementara Persija Jakarta terus memberikan tekanan hebat di peringkat ketiga. Poin dengan Persib sama: 38.
Persija Jakarta
Macan Kemayoran memetik kemenangan krusial atas Madura United, Jumat (23/1) malam. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Persija Jakarta berhasil mengandaskan perlawanan sengit Madura United dengan skor akhir 2-0.
Meski skor terlihat meyakinkan, armada Macan Kemayoran harus bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Kemenangan ini uniknya lahir melalui dua eksekusi penalti di penghujung masing-masing babak.
Pada menit 44′ Gustavo Almeida sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo setelah dirinya dilanggar oleh Jorge Ambrosio Mendonca.
Kemudian menit 90+15′ Maxwell Souza menggandakan keunggulan di masa injury time yang panjang menyusul pelanggaran oleh kiper Diky Indriyana.
Hasil ini membuat Persija mengantongi 38 poin. Meski secara koleksi poin setara dengan Persib Bandung, Persija harus tertahan di posisi ketiga karena kalah dalam catatan head-to-head.
Borneo FC di Puncak
Beberapa jam sebelum laga di Jakarta, Borneo FC lebih dulu mengamankan posisi teratas. Tim berjuluk Pesut Etam tersebut memetik kemenangan tipis 1-0 saat meladeni Persis Solo.
Dengan tambahan poin penuh ini, Borneo FC kini memimpin klasemen dengan raihan 40 poin. Unggul dua angka dari para pesaing terdekatnya.
Pertempuran Tiga Kutub
Perebutan gelar juara Super League musim ini tampaknya akan mengerucut pada konsistensi tiga kekuatan utama: Borneo FC, Persib Bandung, dan Persija Jakarta.
Borneo FC menunjukkan mentalitas juara dengan kemenangan-kemenangan efisien. Mereka tidak butuh skor mencolok untuk tetap di puncak.
Pertahanan yang solid menjadi kunci mengapa Pesut Etam sangat sulit digoyahkan dari posisi satu. Namun, posisi ini sangat rawan karena selisih poin yang sangat tipis.
Persib Bandung saat ini berada di posisi kedua, namun mereka memiliki keuntungan psikologis. Skuad asuhan Bojan Hodak baru akan turun gelanggang pada 25 Januari mendatang melawan PSBS Biak.
Secara matematis, jika Maung Bandung berhasil mengamankan poin penuh, mereka akan langsung menggusur Borneo FC dan kembali bertakhta di posisi pertama.
Faktanya, Maung Bandung tidak pernah terpeleset di kandang. Meraih kemenangan 100 persen. Tidak pernah seri.
Sementara Persija menunjukkan progres yang signifikan di awal putaran kedua. Kemenangan atas Madura United membuktikan bahwa Macan Kemayoran memiliki kedalaman skuad yang mumpuni.
Kehadiran striker tajam seperti Gustavo Almeida dan Maxwell Souza menjadi sinyal bahaya bagi siapa pun lawannya. Persija kini hanya perlu menunggu momentum terpelesetnya Borneo atau Persib untuk merangsek naik.
Klasemen Super League 2025/2026, Jumat (23/1) malam:
1. Borneo FC Samarinda – 18x main – 40 poin (SG: 32-16)
2. Persib Bandung – 17x main – 38 poin (SG: 27-11)
3. Persija Jakarta – 18x main – 38 poin (SG: 34-14)
4. Malut United FC – 17x main – 34 poin (SG: 33-19)
5. Persita Tangerang – 17x main – 31 poin (SG: 24-14)
6. PSIM Jogja – 17x main – 30 poin (SG: 23-18)
7. Persebaya Surabaya – 17x main – 28 poin (SG: 24-16)
8. Bali United FC – 17x main – 27 poin (SG: 22-18)
9. Bhayangkara Presisi Lampung FC – 17x main – 22 poin (SG: 14-18)
10. Arema FC – 17x main – 22 poin (SG: 23-23)
11. Dewa United Banten FC – 17x main – 20 poin (SG: 20-24)
12. PSM Makassar – 17x main – 19 poin (SG: 21-19)
13. Persik Kediri – 17x main – 19 poin (SG: 19-26)
14. Madura United FC – 18x main – 17 poin (SG: 18-26)
15. PSBS Biak – 17x main – 16 poin (SG: 21-39)
16. Persis Solo – 18x main – 10 poin (SG: 20-39)
17. Semen Padang – 17x main – 10 poin (SG: 13-29)
18. Persijap Jepara – 17x main – 9 poin (SG: 14-33)





