Mengintip Karya Wiwik Oratmangun dalam Pameran Lukisan Woman’s Colorful Life

metrotvnews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek Kamis sore, 22 Januari 2026, tak menghalangi langkah para penikmat seni menuju Pop Up Gallery Talenta, Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Di ruang yang hangat, pameran lukisan bersama bertajuk Woman’s Colorful Life resmi dibuka.

Di antara deretan kanvas yang tersusun rapi, Wiwik Oratmangun berdiri sejenak di depan karyanya, Coastal Blossom. Jemarinya menyentuh sudut kanvas, seolah menegaskan kedekatannya dengan alam yang ia tuangkan lewat sapuan warna.

"Ini tentang alam dan keindahannya. Saya menyukai bunga sehingga saat melukis langsung dimasukkan ke atas kanvas," ujar Wiwik saat pembukaan pameran, Kamis, 22 Januari 2026.

Satu per satu pengunjung datang. Ada yang bersama pasangan, sahabat, hingga keluarga. Sambil menikmati suguhan kue dan minuman hangat, mereka menyusuri dinding galeri, membiarkan mata dan perasaan larut dalam warna dan tekstur lukisan.

Baca Juga :

Ribuan Pelajar Sidrap Ubah Jalur Beton 3 Km Jadi Kanvas Raksasa
Pameran digelar hingga 21 Februari 2026 Wiwik bukan nama baru di dunia seni lukis. Proses kreatifnya bermula di Moskwa pada 2011. Ia merupakan istri diplomat Djauhari Oratmangun yang kini menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok. Pengalaman berpindah dari satu negara ke negara lain turut memengaruhi karya-karyanya, terutama lanskap alam yang ia hadirkan sebagai bahasa visual sekaligus diplomasi budaya.

Dalam pameran yang berlangsung hingga Minggu, 21 Februari 2026 ini, Wiwik berpameran bersama dua pelukis perempuan lainnya, Erica Hestu Wahyuni dan Novi Suwondo. Ketiganya menghadirkan gaya yang berbeda, namun bertemu dalam semangat yang sama: merayakan kepekaan perempuan lewat kanvas.

Coastal Blossom menjadi salah satu karya yang mencuri perhatian. Lanskap padang bunga digarap dengan gaya impresionis, menonjolkan kesan ketimbang detail. Sapuan cat tebal menciptakan tekstur yang membuat cahaya seolah memantul dari permukaan kanvas. Perpaduan warna biru dan hijau dingin berpadu dengan merah muda serta kuning hangat, menghadirkan suasana alam yang tenang dan romantis.

Pameran lukisan bertajuk Woman’s Colorful Life. Istimewa.

Selain karya tersebut, Wiwik memamerkan sejumlah lukisan bertema alam, di antaranya Whispering Fields of Scarlet, Early Autumn, Flower Blooming, Late Summer, Sweet Nature, Colors of Peacock, dan Waltz of the Flower. Seluruhnya merekam kedekatan batin antara seniman dan alam yang ia temui dalam perjalanannya.

Sementara itu, Erica Hestu Wahyuni menampilkan empat karya, salah satunya Once Upon a Time of Samkok – Three Kingdoms. Erica merupakan alumnus magister Institut Seni Rupa Moskwa V. I. Surikov.

"Pameran ini penting untuk menunjukkan dunia kreativitas perempuan. Kami berharap bisa terus berpameran bersama, baik di dalam maupun luar negeri," kata Erica.

Pelukis pendatang baru, Novi Suwondo, menghadirkan tujuh karya dengan sentuhan budaya lokal. Salah satunya Pasar Kangen yang merekam suasana pasar tradisional Yogyakarta. Dari karyanya, Novi menyampaikan pesan tentang kebahagiaan sederhana yang lahir dari kehidupan sehari-hari.

Pemerhati seni Heti Palestina Yunani menilai pameran ini merefleksikan persahabatan yang terjalin erat di antara ketiga pelukis. Menurutnya, pengaruh Erica terhadap Wiwik dan Novi tidak tampak pada keseragaman visual, melainkan pada spirit berkarya yang tumbuh bersama.

Di luar galeri, hujan belum juga reda. Namun bagi para pengunjung, warna dan cerita yang tertinggal di dalam ruang pamer menjadi penghangat, meninggalkan kesan tentang kekuatan rasa dan imajinasi perempuan yang dituangkan ke atas kanvas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Survei KIC: Sebagian Anggota Ormas Tolak Kelola Tambang, Ini 6 Alasannya
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Ansyari Lubis Labeli Duel Persipura vs PSS Sleman sebagai Big Match Penentu Nasib
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Mendikdasmen Ungkap Banyak Anggota DPR Lulusan Paket C
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Bukan Singapura, Bandara Terindah di Dunia 2026 Ada di AS
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Anak Muda Australia Ogah Lindungi Kulit dari Sinar UV, Pakar Sebut Memprihatinkan
• 20 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.