Wamenhaj Minta Petugas Haji 2026 Terus Jaga Stamina dan Kesehatan hingga ke Tanah Suci

disway.id
8 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Kelancaran penyelenggaraan haji sangat bergantung pada kesiapan fisik para petugasnya.

Mengingat 90 persen prosesi ibadah haji merupakan aktivitas fisik, para petugas diminta untuk terus menjaga kebugaran bahkan setelah masa pendidikan dan pelatihan (diklat) berakhir.

Hal itu ditekankan Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak setelah menuntaskan lari sejauh 7,5 kilometer bersama para calon petugas haji di kawasan Asrama Haji Pondok Gede dan Halim, Jakarta Timur.

BACA JUGA:Petugas PPIH 2026 yang Sudah Berhaji Tahun Sebelumnya Bakal Langsung ke Mina, Fokus Kawal Jemaah di Armuzna

BACA JUGA:Wamenhaj: Perkuat Afirmasi, Jumlah Petugas Haji Perempuan 2026 Terbesar dalam Sejarah

Lari pagi sendiri merupakan salah satu program dalam Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 di Pondok Gede.

Wamenhaj menyebut kegiatan fisik selama 20 hari di "bara" diklat hanyalah stimulus untuk membangun kebiasaan hidup sehat.

“Sembilan puluh persen ibadah haji adalah ibadah fisik. Petugas akan mengurusi jemaah lansia dan perempuan yang butuh asistensi kuat. Rata-rata petugas bisa berjalan hingga 30.000 langkah sehari, bahkan jarak Arafah ke Masjidil Haram bisa mencapai 25 kilometer,” ungkap Wamenhaj.

Meskipun diklat PPIH Arab Saudi 2026 akan berakhir pada 30 Januari mendatang, ia memperingatkan para petugas agar tidak terlena saat kembali ke rumah, terutama saat memasuki bulan Ramadhan nanti.

Mengingat keberangkatan perdana dijadwalkan pada bulan April, masih ada waktu sekitar tiga bulan bagi petugas untuk mandiri menjaga stamina.

BACA JUGA:Alissa Wahid Ingatkan Petugas Haji 2026 Layani Lansia Sepenuh Hati dan Ramah Perempuan

BACA JUGA:PPIH 2026 Gelar Strategi di Atas Maket untuk Kelancaran Layanan Jemaah Haji

Wamenhaj juga menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, serta penguasaan kapasitas teknis seperti fikih haji dan bahasa Arab Ammiyah (bahasa percakapan sehari-hari) seperti yang diajarkan selama Diklat PPIH di Pondok Gede.


Wamenhaj Dahnil Anzar saat lari bersama peserta Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede -disway-

“Waktu bertugas nanti rata-rata 70 sampai 75 hari. Persiapkan waktu tiga bulan ke depan untuk maju ke medan pelayanan. Saya yang awalnya ragu, kini melihat era baru petugas haji Indonesia yang penuh disiplin. Tunaikan 'utang' pelayanan ini kepada Allah, jemaah, dan negara,” tegasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warganet Heboh! Ramalan Hard Gumay Dikaitkan dengan Sosok Lula Lahfah
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Update Banjir Jakarta: 9 Ruas Jalan di Jakarta Barat Masih Tergenang
• 7 jam laluidntimes.com
thumb
KPK Buka Peluang Kasus Pemerasan Jabatan Desa di Pati Bertambah, Warga Diminta Serahkan Bukti
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekonom Peringatkan Dampak Tarif AS Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Latvia
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Intip Spesifikasi Mobil Listrik Niaga Farizon SV, Andalan Baru Pebisnis Travel
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.