REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Pada 1976, di puncak Perang Dingin, Uni Soviet adalah kekuatan besar yang bersaing dengan Amerika Serikat di semua bidang, menyebarkan pasukannya di seluruh Blok Timur, dan pengaruh politiknya menjangkau sebagian besar dunia yang saat itu digambarkan sebagai dunia bipolar.
Namun pada musim gugur tahun yang sama, seorang peneliti Prancis yang tidak dikenal di bidang studi demografi historis (ilmu yang mempelajari karakteristik populasi dalam jangka waktu yang panjang) yang belum berusia lebih dari 25 tahun, menerbitkan sebuah buku berjudul: The Final Fall.
- 'Saatnya Bergerak Menyelamatkan Dunia dari Kegilaan Trump Sebelum Terlambat'
- Trump Batal Serang Iran Besar-Besaran, Terungkap Ini 4 Penyebab Utamanya
- Membaca Apa yang Terjadi di Iran dengan Akal Jernih, Bukan Nafsu dan Kebencian
Mahasiswa tersebut adalah Emmanuel Todd, yang akan mempertahankan disertasi doktoralnya di Universitas Cambridge di Inggris.
Prediksi Todd tampak lucu, atau sangat aneh dalam kondisi terbaik, mengingat kekuatan Uni Soviet saat itu. Namun, bertahun-tahun berlalu, dan ramalan Todd terwujud dengan sangat akurat.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Alih-alih mempelajari kondisi negara dengan menggunakan alat analisis politik tradisional, Todd berhasil menganalisis masyarakat Soviet melalui studi demografi, dan mencapai kesimpulan yang terbukti kebenarannya tiga belas tahun kemudian, yang menjadikannya salah satu filsuf dan ilmuwan terkemuka pada masanya.Demografi adalah cabang dari ilmu sosial dan geografi manusia, yang didasarkan pada studi ilmiah tentang karakteristik penduduk yang terdiri dari ukuran, distribusi, kepadatan, komposisi, etnis, dan komponen pertumbuhan seperti angka kelahiran, kematian, dan migrasi, serta tingkat penyakit, kondisi ekonomi dan sosial, usia rata-rata dan jenis kelamin, tingkat pendapatan, dan lain-lain.
Dalam studi demografi, para peneliti, seperti Todd, menggunakan alat matematika dan statistik serta persamaan aljabar yang dapat digunakan untuk memprediksi masa depan suatu bangsa dengan melihat masa kini dan masa lalunya.
Karena alasan inilah, Emmanuel Todd menganggap demografi sebagai satu-satunya cabang ilmu sosial yang dapat dianggap sebagai ilmu pengetahuan menurut definisinya.
Kekalahan Barat
Hari ini, Todd, yang telah menjadi sejarawan terkemuka dan ahli antropologi serta sosiologi yang ketenarannya telah melampaui batas, kembali dengan teori yang lebih kontroversial yang ia tuangkan dalam sebuah buku berjudul: Kekalahan Barat!


