PYONGYANG, KOMPAS.TV - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan memecat menterinya saat melakukan inspeksi ke zona industri utama.
Sikap Kim itu dinilai mencerminkan kecemasan yang meningkat di pemerintahannya saat Pyongyang bersiap menggelar kongres Partai Buruh di tengah tekanan ekonomi terus-menerus.
Pemecatan secara langsung itu diyakini sinyal nol toleransi Kim terhadap penundaan dan salah kelola sambil memperkuat otoritasnya jelang Kongres ke-9 Partai Buruh Korea yang akan diadakan awal tahun ini.
Dilansir South China Morning Post, Rabu (21/1/2026), Kantor Berita Korea Utara (KCNA), mengungkapkan Kim Jong-un memecat Yang Sung-ho yang juga merupakan wakil perdana menteri saat memeriksa proyek modernisasi di Kompleks Mesin Ryongsong.
Baca Juga: Warga Greenland Kesal dengan Ambisi Trump: Dia Buat Saya Mual
“Wakil Menteri, pergilah mengundurkan diri selagi masih bisa, sebelum terlambat,” kata Kim kepada Yang Sung-ho seperti dilaporkan KCNA, Selasa (20/1/2026).
“Saya memecat wakil menteri di sini dan sekarang juga,” ucapnya.
KCNA menyebut Yang dipecat di tempat karena menyebabkan kekacauan akibat kesalahan manusia yang tidak perlu, tanpa mengungkapkan detailnya.
Kim dilaporkan sangat blak-blakan dalam mengkritik Yang.
Kim Jong-un mengungkapkan proyek tersebut terganggu sejak awal.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : South China Morning Post
- kim jong-un
- korea utara
- kim jong un pecat menteri
- partai buruh korea utara
- Yang Sung-ho
- Pyongyang




