GenPI.co - Semua warga yang tinggal di dekat aliran Sungai Citarum dan Cibeet, Karawang, Jawa Barat, diminta segera mengungsi, karena bencana banjir semakin parah.
Banjir telah merendam 20 dari total 30 kecamatan di Kabupaten Karawang, akibat meluapnya dua sungai tersebut.
Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengatakan Sungai Citarum dan Cibbet berstatus Awas pada Sabtu (24/1), pukul 01.20 WIB.
“Dua sungai berstatus Awas. Semua warga yang tinggal di dekat alirang sungai tersebut, harus mengungsi,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (24/1).
Dia mengungkapkan Forkopimda juga memastikan semua warga di dekat bantaran sungai, sudah dievakuasi.
Data di lapangan menyebut bencana banjir semakin parah, hingga Sabtu (24/1) pagi. Sebelumnya, hanya melanda 13 kecamatan.
Data terbaru menyebut banjir meluas menjadi 20 kecamatan, per Jumat (23/1), pukul 21.00 WIB.
Sebanyak 9.650 rumah yang tersebar di 58 desa atau 20 kecamatan telah terendam banjir di Karawang.
Sementara itu, jumlah warga terdampak ada 10.927 kepala keluarga (KK). Rinciannya yakni 31.601 jiwa dewasa, 969 balita, 111 bayi, serta 599 lansia.
Kemudian, tercatat 1.198 jiwa mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan pemerintah daerah. (ant)
Video populer saat ini:




