FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Hengkangnya Rusdi Masse dari NasDem menjadi babak baru bagi kehidupan perpolitikan di Sulawesi Selatan. Bagaimana tidak, selama sembilan tahun lebih, RMS telah bekerja ekstra membesarkan NasDem hingga menjadi jawara di Sulsel.
Usai hengkang, RMS santer disebut bakal berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Pengamat Komunikasi Politik, Attock Suharto menyatakan, desas desus kepindahan RSM ke PSI memang sudah lama, bahkan kepastian pindahnya sudah mulai tampak saat putranya Muamar Ferarri Gandi ditunjuk sebagai ketua wilayah.
Meski demikian dia menyebut, membesarkan partai berlogo gajah itu tak semudah membesarkan partai besutan Surya Paloh itu.
“Tapi apakah kepindahannya akan berdampak positif bagi PSI itu bukan hal mudah. Untuk membesarkan PSI di Sulsel tidak semudah membalikkan telapak tangan, juga tidak semudah membesarkan NasDem tentunya,” kata dia dalam keterangannya kepada Fajar.co.id, Sabtu, (24/1/2026).
Menurutnya, PSI bukan parpol yang kehadirannya sangat dinantikan publik Sulsel, sehingga butuh kerja ekstra jika partai Gajah itu ingin tampil sebagai jawara.
Dia mencoba melihat hasil pemilu 2024 di Sulsel. Untuk tingkatan DPRD Sulsel misalnya, PSI hanya meraih 40.201 suara atau 0,79% suara.
“Uji coba PSI di pemilu 2024 lalu menjadi penanda bahwa partai itu tidak begitu diminati di Sulsel meskipun menjual nama besar Jokowi yang masih berstatus presiden,” tuturnya.
Diketahui, RMS mulai memimpin NasDem Sulsel pada Agustus 2016 silam hingga resmi mundur Januari 2026. Artinya RMS memimpin NasDem Sulsel selama sembilan tahun lebih.
Pada Pilkada 2017, Nasdem berhasil memenangkan usungan Pilkada Takalar. Mengalahkan Petahana yang diusung koalisi besar.
Pilkada 2018, memenangkan pilkada serentak di delapan daerah seperti Barru, Pangkep, Soppeng, Wajo, Palopo, Luwu, Bantaeng, Enrekang.
Pada Pemilu 2019, NasDem merajai semua tingkatan, mematahkan dominasi Partai Golkar. Baik DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi maupun DPR RI dengan total 121 kursi.
Rinciannya 105 kursi untuk tingkatan DPRD Kabupaten/Kota di Sulsel, 12 kursi di tingkat DPRD Provinsi dan 4 kursi di tingkat DPR RI dari tiga dapil.
Pada 2020, memenangkan 7 Pilkada dari 12 daerah yang menggelar pilkada serentak.
Pada 2022, Nasdem diumumkan sebagai DPW terbaik saat Rakernas.
2024, NasDem berhasil menjadi pemenang pemilu di Sulsel. Perolehan kursi di semua tingkatan kembali melonjak drastis di semua tingkatan dengan total 164 kursi. Rinciannya 142 kursi DPRD kabupaten/kota, 17 kursi DPRD Provinsi, dan lima kursi untuk DPR RI dari 3 dapil di Sulsel.
Dari capaian itu menempatkan 10 kader NasDem sebagai Ketua DPRD, 9 orang di posisi wakil ketua DPRD dan 5 fraksi utuh.
Nasdem berhasil menjadi jawara baru di Sulsel menggeser dominasi partai Golkar selama puluhan tahun.
Pada Pilkada 2025, Nasdem kembali memperkuat dominasinya. Memenangkan Pilgub Sulsel 2025, memenangkan 16 dari 24 kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak. (Self/Fajar)




