Maskapai penerbangan membatalkan hampir 4.000 penerbangan di Amerika Serikat yang dijadwalkan untuk akhir pekan ini akibat badai besar musim dingin yang melanda negara itu. Perkiraan cuaca menunjukkan terjadinya salju lebat dan hujan es diikuti oleh cuaca dingin yang ekstrem.
Lebih dari 560 penerbangan AS dibatalkan pada Jumat (23/1), dengan hampir 2.400 dibatalkan dari jadwal Sabtu (24/1), menurut pelacak penerbangan FlightAware. Banyak pembatalan pada hari Sabtu terjadi di dan dari Bandara Internasional Dallas Fort Worth dengan lebih dari 1.100 penerbangan dibatalkan, dan di Dallas Love Field dengan 180 pembatalan, yang merupakan sebagian besar jadwal di masing-masing bandara.
Maskapai penerbangan membatalkan 1.600 penerbangan AS lainnya yang dijadwalkan untuk Minggu (25/1), meskipun angka tersebut dapat meningkat seiring mendekatnya badai.
Maskapai penerbangan secara rutin membatalkan penerbangan menjelang badai besar untuk mencegah pesawat, penumpang, dan awak pesawat terlantar, yang dapat memperburuk gangguan setelah cuaca buruk berlalu.
American Airlines, Delta Air Lines, JetBlue Airways, Southwest Airlines, United Airlines, dan maskapai penerbangan AS lainnya mengatakan mereka akan menghapuskan biaya perubahan dan pembatalan serta perbedaan tarif untuk pemesanan ulang bagi pelanggan dengan tiket ke dan dari lebih dari 40 bandara di seluruh negeri. Penghapusan biaya ini termasuk tiket ekonomi dasar yang terbatas.
American Airlines mengatakan, pihaknya sedang memposisikan ulang pesawatnya dan meningkatkan jumlah staf di bandara-bandara utama untuk membantu mengurangi dampak badai dan“mempersiapkan pemulihan yang cepat dan aman setelah kondisi membaik.
Layanan Cuaca Nasional AS memperingatkan bahwa badai musim dingin dapat memengaruhi ratusan juta orang dan diperkirakan akan membawa salju lebat, hujan es, dan hujan beku yang meluas dari Southern Rockies hingga New England hingga Senin (26/1).




