Cerita Detik-Detik Mencekam Longsor di Cisarua yang Sebabkan 7 Orang Wafat dan 83 Masih Hilang

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Detik-detik mencekam longsor yang menimbun permukiman dan kebun warga di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat Sabtu (24/1/2026) diceritakan Ahmad (40 tahun). Dia menjadi salah seorang korban selamat dari peristiwa yang membuat 7 orang meninggal dunia dan 83 orang masih hilang.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Posko Desa Pasirlangu hingga pukul 12.05 WIB, longsor itu menimbun sekitar 30 rumah warga, 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak, 23 orang selamat, meninggal 7 orang, serta 83 belum ditemukan di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10.

Baca Juga
  • 84 Orang Masih Hilang akibat Longsor di Cisarua Bandung Barat, Basarnas Diminta Gerak Cepat
  • Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Wafat, 84 Orang Dilaporkan Hilang
  • Hujan Terus-menerus, Pasangan Suami Istri Wafat Tertimbun Longsor di Lembang

Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat. Banjir tersebut menyebabkan 3 orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.

Ahmad menuturkan, ketika itu ia bersama anak dan istrinya sedang tidur pulas karena memang seharian wilayah tersebut diguyur hujan disertai angin kencang. Tiba-tiba Ahmad mendengar suara gemuruh dari arah atas rumahnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Saya langsung bangun dan keluar rumah sudah ada gunungan tanah. Langsung pada teriak histeris," tutur Ahmad di lokasi.

Melihat gunungan tanah sudah di depan rumahnya, Ahmad langsung menyelamatkan diri bersama keluarganya. Setelah itu rumah Amhad dan milik warga lainnya langsung tertimbun material tanah dan tanaman.

"Awalnya saya mau nolongin yang lain, tapi melihat tanah sudah ada di depan rumah saya langsung evakuasi keluarga. Sekarang udah ngungsi ke rumah saudara. Kalau rumah yang rusak," ujarnya.

Hal serupa dialami Gun Gun Gunawan. Ia menjadi saksi betapa dahsyatnya longsor yang meratakan rumah-rumah di kampung tepatnya tinggal. Saat kejadian, kebetulan ia belum terpejam.

"Saya belum tidur waktu itu, kemudian dengar suara gemuruh juga. Cuma waktu itu saya enggak langsung cek keluar, karena kondisi mati lampu," kata Gun Gun.

Beberapa menit berselang, barulah ia membangunkan anak dan istrinya yang sedang terlelap dibelai angin dingin Cisarua. Hujan gemericik masih membasahi tanah, namun tak jadi soal buat Gun Gun asal keluarganya selamat.

"Saya enggak ngecek dulu longsornya, karena saya pikir gempa karena kan tanahnya bergetar. Dari situ saya langsung bawa anak istri ke tempat aman. Sekarang rumah ditinggal dulu, enggak berani pulang karena takut ada longsor lagi," ujar Gun Gun.

Banyak warga yang mendatangi kantor desa menanyakan keberadaan anggota keluarga mereka. Saat ini, petugas sudah mencatat nama-nama warga yang menghuni 30 rumah tersapu longsor. Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih melakukan pendataan dan pencarian korban.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jelang Piala Dunia 2026, Meksiko Uji Nyali Pemain
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Purbaya Rombak Aturan Coretax, Permudah BUMN Lakukan Aksi Korporasi
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Sambangi Istana Élysée, Penuhi Undangan Santap Malam Pribadi Presiden Macron
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Viral! SDN 1 Batuporo Timur Sampang Tak Punya Siswa Tetap Dapat MBG
• 16 jam lalugenpi.co
thumb
Refleksi 2025 dan Jalan Panjang Indonesia Menuju Lompatan Peradaban
• 20 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.