JAKARTA, KOMPASTV - Cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari terakhir terjadi di sejumlah wilayah Indonesia di antaranya Jabodetabek hingga Jawa Barat.
BPBD Jawa Barat Teten Ali Mulku menyampaikan banjir masih terjadi di beberapa daerah seperti Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Karawang.
Di Kabupaten Bekasi, banjir melanda 16 kecamatan dengan jumlah terdampak sekitar 36.542 kepala keluarga.
“Jadi di pengungsian ada beberapa titik pengungsian di Kabupaten Bekasi ada lima, kemudian di Karawang juga ada dan di kota Bekasi alhamdulillah tidak ada. Di Kabupaten Karawang itu untuk masalah apa yang terjadi di Kalang Nigar itu sendiri memang banjirnya itu memang dalam proses apa dalam proses mitigasi struktur apa struktural yang kita lakukan,” kata Mulku dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Sabtu (24/1/2026).
Pakar Kebencanaan UGM Ddwikorita Karnawati menyampaikan
data empiris BMKG, justru kejadian hujan ekstrem itu semakin meningkat frekuensinya, artinya semakin sering.
“Jadi yang dikhawatirkan itu akhirnya menjadi suatu kenormalan baru. Awalnya anomali, tapi data dan fakta menunjukkan lebih sering. lebih sering dan ini mohon maaf ya setiap Januari itu kan juga dari tahun ke tahun kan seperti ini hanya ada peningkatan intensitas kadang-kadang lompatan. Nah, sehingga poin inilah yang harusnya menjadi perhatian penting atau fokus utama dalam penanggulangan atau pencegahan banjir secara permanen,” katanya dalam dialog.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Novaltri
#banjir #pemerintah #cuacaekstrem
Baca Juga: Ketua OJK Nilai WNI di Kamboja Tak Sepenuhnya Korban: Mereka Scammer, Kriminal
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- banjir jakarta
- ugm
- bpbd jawa barat



