BANDUNG, KOMPAS-Pencarian korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih terus dilakukan. Sejauh ini, tujuh tewas dan 89 orang diduga hilang karena tertimbun longsoran
Kepala Polsek Cisarua Komisaris Yogaswara, Sabtu (24/1/2026), mengatakan, pencarian terhadap 89 orang yang diduga hilang masih dilakukan.
Yogaswara mengatakan, ada sejumlah kendala dalam pencarian korban. Cuaca di lokasi hujan hujan. Selain itu, material tanah juga terbilang tebal.
Kepala Desa Pasirlangu Nur Awalaudin mengatakan, pihaknya masih memastikan data 89 warga yang hilang. Ada kemungkinan datanya berubah.
”Bisa jadi ada yang sudah mengungsi,” katanya.
Sebelumnya, longsor terjadi di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda RT 005 RW 011 Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu, pukul 03.00 WIB. Total ada 30 rumah tertimbun tanah.
Teguh, warga Pasirlangu, mengakui sudah dua hari terjadi hujan deras. Dia menyebut, puncaknya saat Sabtu malam, hujan turun sangat besar.
“Bunyi longsornya bergemuruh. Sangat kencang sekali,” kata Teguh.




