Produksi Batu Bara Dipangkas Tahun Ini, ESDM Pastikan Tak Gerus PNBP

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tidak akan tergerus meski pemerintah berencana memangkas produksi batu bara tahun ini.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyampaikan rencana pemangkasan produksi batu bara dan nikel dalam Rancangan Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.

“Melihat potensi untuk dioptimalkan. Maka saya di beberapa acara kan menyampaikan kalo logikanya ‘pemangkasan produksi pasti PNBP pasti tidak tercapai’, tapi ada beberapa hal mungkin yang bisa kita optimalkan (terkait PNBP),” ucap Direktur Jenderal Minerba ESDM, Tri Winarno, di sela acara Indonesia Weekend Miner di Hutan Kota Plataran, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1).

Menurut Tri, pemangkasan produksi berpotensi mendorong kenaikan harga batu bara, sehingga perlu diiringi dengan berbagai upaya, seperti optimalisasi penerimaan melalui pengawasan berbasis aplikasi E-PNBP serta penguatan sistem pemeriksaan dan pengawasan.

“Terus kemudian yang sudah kita lakukan mudah-mudahan juga ada beberapa pengawasan yang akan kita lakukan termasuk di antaranya kita ada beberapa nanti kebijakan,” tutur Tri.

Lebih lanjut, Tri juga mencatat dari total perdagangan batu bara dunia sekitar 1,5 miliar ton, Indonesia menyumbang ekspor sekitar 500 juta ton.

Ia menilai jumlah tersebut dinilai cukup besar, meskipun produksi batu bara nasional hanya sekitar 8 persen dari total produksi global yang berkisar 8,9 hingga 9,1 miliar ton per tahun.

“Total perdagangan untuk batu bata di dunia pada saat ini kan sekitar 1,5 miliar ton. Nah ini 500 sekiannya dari Indonesia. Artinya Indonesia di atas 30 persen bahkan mungkin mencapai 40 persen ini dari kita,” tutur Tri dalam paparannya.

Adapun Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengatakan melalui pemangkasan produksi batu bara dan nikel ini, ia menyebut tata kelola batu bara juga bisa lebih teratur agar pasokan pertambangan batu bara di Indonesia lebih berkelanjutan.

“Jangan kita pikir negara ini cuma kita aja kan ada anak cucu kita. Jadi kalau memang harganya murah, ya jangan kita nambang dulu. Biarlah ini kepada anak cucu kita,” katanya usai konferensi pers, dikutip Sabtu (24/1).

Meski begitu, Bahlil tidak menjelaskan lebih lanjut terkait berapa besar pemangkasan produksi jika dibandingkan tahun ini, baik itu untuk batu bara maupun nikel.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Zodiak Menikmati Hidup dengan Mudah: Aquarius Energik, Libra Santai
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Kim Jong-un Pecat Menterinya Saat Inspeksi Pabrik, Tindakan Keras sebelum Kongres Partai Buruh
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
2 Bank Besar Prancis PHK Ribuan Karyawan
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Lula Lahfah Disebut Sering Curhat soal Kesehatan ke Teman, Bukan Keluarga
• 3 jam lalukompas.com
thumb
7 Cara Verifikasi Kredibilitas Penyedia Pinjaman: Dari Izin sampai Layanan Resmi
• 21 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.