Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tetap dilaksanakan untuk mengurangi curah hujan di Jakarta. Ia menegaskan, pelaksanaan OMC dilakukan dengan intensitas minimal dua kali dan maksimal tiga kali dalam sehari.
“Kemarin sore sebenarnya saya memerintahkan untuk menambah OMC. Hari ini saya juga memerintahkan untuk tetap OMC minimum dua, maksimum tiga, agar kemudian supaya curah hujan menurun,” kata Pramono usai meninjau pengungsian warga terdampak banjir di Masjid Jami’ Baitul Rahman, Cengkareng, Jakarta Barat pada Sabtu (24/1).
Menurut dia, langkah tersebut menjadi salah satu upaya jangka pendek yang dapat dilakukan pemerintah untuk menekan curah hujan di Jakarta.
Dengan pelaksanaan OMC tersebut, Pram berharap curah hujan dapat menurun sehingga warga yang saat ini mengungsi akibat banjir bisa segera kembali ke rumah masing-masing.
“Inilah yang bisa kita lakukan saat ini untuk mengurangi curah hujan yang ada di Jakarta. Supaya masyarakat yang sekarang ini seperti di tempat ini yang mengungsi, segera bisa kembali ke tempatnya masing-masing,” pungkas dia.
Perpanjangan OMCPemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 27 Januari 2026. Keputusan itu diambil untuk mengantisipasi potensi curah hujan tinggi yang masih berlanjut di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, OMC yang semula dijadwalkan berakhir pada 23 Januari diperpanjang karena pemerintah tidak ingin kembali berada dalam kondisi tidak siap menghadapi hujan ekstrem.
“Saya sudah memerintahkan untuk perpanjangan modifikasi cuaca. Jadi operasi modifikasi cuaca ini yang seharusnya selesai tanggal 23 ini, akan kita perpanjang sampai dengan tanggal 27,” katanya pada wartawan usai meninjau Kali Cakung Lama, Jakarta Utara, Jumat (23/1).
Menurut Pramono, meskipun operasi modifikasi cuaca banjir kritik dari sejumlah pihak, kebijakan tersebut tetap diperlukan karena dinilai memberikan dampak signifikan di lapangan. Ia bahkan menginstruksikan agar intensitas modifikasi ditingkatkan bila diperlukan. Dari satu hingga tiga kali operasi dalam sehari.
“Walaupun persoalan yang menyangkut modifikasi cuaca ini ada kritik dari banyak orang. Menurut saya enggak apa-apa, tapi ini secara langsung, seperti hari ini, harusnya modifikasinya hanya satu kali, saya langsung perintahkan dua, tiga kali, kalau perlu sampai tiga kali,” jelas politikus PDIP ini.


