Kata Warga soal Pemusnahan Angkot Tua di Bogor

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Kota Bogor berencana memusnahkan mobil angkot yang sudah berusia lebih dari 20 tahun. Wacana ini pun tak hanya menimbulkan reaksi publik, tetapi juga warga yang menggunakan angkot.

Salah satunya adalah Aji Nur (58). Ia mengaku masih suka menggunakan angkot saat bepergian.

“Saya juga kadang-kadang ngangkot. Walaupun saya punya kendaraan,” ucap Aji saat ditemui di Stasiun Bogor, Sabtu (24/1).

Menurutnya, bila nanti angkot tua dimusnahkan dan jumlah angkot berkurang, warga pengguna lah yang juga ikut merugi.

“Pengguna ya merugi juga kan. Saya tidak membela angkot, tapi ayo kita berbarengan, bermusyawarah untuk yang baik. Kan dia juga butuh makan, anak istri,” ucap Aji.

Ia pun menyarankan antara pemerintah kota dan sopir angkot untuk bermusyawarah untuk mencari titik tengah.

Menurutnya, pemerintah sudah benar untuk mengurangi angkot tua demi keselamatan. Namun, mereka juga harus memikirkan nasib sopir yang tak mampu beli mobil baru hingga tak bisa menarik angkot lagi tanpa mata pencaharian baru.

“Jadi jangan sampai menindas rakyat kecil,” ujar Aji.

Selain Aji, ada juga Maman (44). Meski bukan pengguna angkot, Maman merasa kasihan melihat para sopir kesulitan untuk menarik angkot imbas peraturan baru ini.

“Kasihannya kan kalau kayak gitu dia enggak narik, gimana?” ucap Maman saat ditemui di Pasar Bogor.

Menurutnya, tanpa regulasi itu, eksistensi angkot mulai berkurang karena adanya opsi transportasi online.

“Angkot juga enggak kayak dulu ya, sekarang driver udah pada ke situ (online) sekarang. Sekarang mah kan zaman online ya jadi nyamperin. Angkot jadi paling bawa 1-2 kadang tiga, pada ngeluh aja,” ucap Maman.

“(Mau beli mobil baru) bingung dia,” tandasnya.

Pemerintah Kota Bogor melalui Dishub berencana melarang angkot tua yang umurnya di atas 20 tahun untuk beroperasi mulai 2026 karena dinilai sudah tidak layak jalan dan mengganggu keselamatan. Angkot-angkot tua rencananya dimusnahkan agar tidak kembali beroperasi.

Total angkot di Bogor per awal 2026 adalah 2.700an, namun hanya sekitar 860 unit yang dinyatakan laik beroperasi.

Pemkot juga masih membuka ruang dialog dengan sopir dan pemilik angkot terkait masa transisi agar tidak menimbulkan gejolak. Penghapusan angkot tua ini bukan artinya bakal diganti dengan angkot baru tetapi akan diterapkan sistem transportasi yang lebih modern dan tertata seperti bus kota, hingga integrasi transportasi umum.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ini yang Digali KPK Saat Periksa Eks Menpora Dito di Kasus Kuota Haji
• 13 jam laludetik.com
thumb
Trump Remehkan Peran Pasukan NATO di Konflik Afghanistan, PM Inggris Geram
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemenhaj Diminta Mitigasi Dampak Geopolitik Terhadap Penyelenggaraan Haji 2026
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Iran Tegaskan Tak Akan Negosiasi Soal Rudal, tapi Terbuka Bahas Nuklir Damai
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Denmark sebut situasi Greenland masih serius, tapi bisa dirundingkan
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.