Tindak Tegas Pencemar Udara, KLH Hentikan Sumber Emisi 8 Perusahaan di Jabodetabek

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menindak tegas dengan mengehentikan sumber emisi di delapan perusahaan besar di jabodetabek.

Langkah ini dilakukan sebagai respons langsung atas perintah Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq, yang menegaskan bahwa pengawasan emisi harus diperketat dan penegakan hukum dilakukansecara intensif tanpa kompromi.

Advertisement

BACA JUGA: Indonesia Morowali Industrial Park Akselerasi Transformasi Menuju Kawasan Industri Berbasis Ekologi

Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani menegaskan tindakan penghentian tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi kualitas udara dan kesehatan masyarakat dari dampak aktivitas industri yang tidak patuh terhadap aturan.

“Sesuai perintah Menteri LH, patroli emisi industri harus secara intensif dilakukan dan ditindaklanjuti dengan penegakan hukum, untuk pelanggaran serius. Sebagai langkah tegas pemerintah dalam memastikan kegiatan industri tidak mencemari udara dan membahayakan kesehatan masyarakat,” tegasnya Jumat (23/01/2026).

Dalam operasi pengawasan intensif yang digelar pada 16-22 Januari 2026, KLH/BPLH mengerahkan 17 tim Pengendali Dampak Lingkungan (PEDAL) untuk menyisir 40 kawasan industri strategis di Jakarta, Bekasi, hingga Karawang.

Hasil operasi tersebut ditemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari cerobong industri yang mengeluarkan asap hitam pekat secara kasat mata hingga aktivitas pembakaran limbah terbuka (open burning) yang jelas melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Di Istana Élysée, Presiden Prabowo Penuhi Undangan Jamuan Santap Malam Pribadi Presiden Macron
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Poin Penting dari Pemeriksaan Eks Menpora Dito di Kasus Haji
• 11 jam laludetik.com
thumb
Pakar Sebut Status WNI Kezia Syifa Otomatis Hilang jika Terbukti Gabung Tentara AS
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Gibran Kirim Hadiah untuk Megawati, Bunga Anggrek Ungu dan Mawar Merah-Putih
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Produksi Minyak Blok Rokan Mulai Pulih Usai Insiden Kebocoran Pipa Gas
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.