10 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Diidentifikasi

celebesmedia.id
2 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tim gabungan Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah mengidentifikasi total 10 jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport PK-THT.

Pesawat dengan rute Yogyakarta-Makassar itu jatuh di Gunung Bulusaraung, wilayah Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1) lalu. 

Identifikasi dilangsungkan di RS Bhayangkara Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar, Jumat (23/1/2026).

Diketahui pada Jumat (23/1) pukul 14.40 WITA, tim DVI gabungan menerima tujuh kantong jenazah yang berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan di lokasi.

Pada Sabtu (24/1), Kabiddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, kemudian membacakan nama-nama jenazah yang berhasil teridentifikasi termasuk pilot dan kopilot pesawat, Andy Dahananto dan M. Farhan Gunawan.

1. Kantong jenazah dengan Nomor PM 62 B.05 cocok dengan Nomor AM 008 teridentifikasi sebagai Yoga Naufal Prakoso, beralamat di Duren Sawit, Jakarta timur, melalui sidik jari, properti, dan ciri medis.

2. Kantong jenazah Nomor PM 62 B.06 dan PM 62 B 03 body part, cocok dengan Nomor AM 003, teridentifikasi sebagai Haryadi, alamat Jati Karangan Anyer, Jawa Tengah, melalui sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis.

3. Kantong jenazah dengan Nomor PM 62 B 07 cocok dengan Nomor AM 001 teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Gunawan, beralamat Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, melalui sidik jari, properti dan ciri medis.

4. Kantong jenazah dengan Nomor PM 62 B 08 cocok dengan Nomor AM 007, teridentifikasi sebagai Feri Irawan, alamat Pondok Melati, Bekasi Jawa Barat, melalui sidik jari, properti dan ciri medis.

5. Kantong jenazah dengan Nomor PM 62 B 09 dengan Nomor AM 005, teridentifikasi sebagai Dwi Murdiyono, alamat Sasak Panjang, Bogor, Jawa Barat, melalui sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis.

6. Kantong jenazah dengan Nomor PM 62 B 10-A, PM 62 B 10-B body part, dan PM 62 B 05 properti, cocok dengan nomor AM 009, teridentifikasi sebagai Restu Adi Pribadi, alamat Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, melalui sidik jari, properti dan ciri medis.

7. Kantong jenazah dengan nomor PM 62 B 11 cocok dengan Nomor AM 010, teridentifikasi sebagai Andi Dahananto, beralamat Tangerang, Banten, melalui sidik jari, gigi, properti, dan ciri medis.

"Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah mengidentifikasi total 10 korban dari 11 kantong jenazah yang diterima," ujar Haris.

Identifikasi jenazah rata-rata dapat dilakukan melalui sidik jari mereka masing-masing oleh tim gabungan DVI yang terdiri dari Biddokkes Polda Sulsel, didukung tim DVI Pusdokkes Polri, tim identifikasi Polda Sulsel, tim Pusident Bareskrim Polri, dan Departemen Forensik dan Medikolokal Fakultas Kedokteran Unhas.

"Kemarin dari tujuh kantong jenazah yang diterima memang semuanya masih bisa teridentifikasi dengan sidik jari," ungkap Kapusident Bareskrim Polri, Brigjen Pol Mashudi.

Sebelumnya diberitakan, Florencia Lolita Wibisono, Deden Maulana, dan Esther Aprilita telah lebih dulu teridentifikasi oleh tim gabungan DVI dan diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Laporan: Rifki


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Izin Impor Daging Sapi Terbit, BUMN Dapat Jatah 250 Ribu Ton
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Internasional, Perkuat Peran Dorong Perdamaian Palestina
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Bareskrim Periksa 28 Orang Terkait Indikasi Fraud Dana Syariah Indonesia
• 14 jam laludetik.com
thumb
Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri, BNI dan BRI Berlaku Saat Ini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dua Pengendara Motor Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang di Kawasan UGM
• 3 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.