Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia akibat tertimpa pohon randu yang tumbang di selatan GOR Nusantara UGM pada Sabtu (24/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Pohon tumbang ini disebabkan oleh angin kencang yang melanda sejumlah wilayah DIY sejak Sabtu dini hari yang dipicu oleh Siklon Tropis Luana.
Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) DIY, Julianto Wibowo, mengatakan bahwa setelah kejadian tersebut kedua korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara.
“Pohon tumbang akibat angin kencang menimpa pengendara motor 2 orang (boncengan) kondisi meninggal dunia semua dan sudah dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Julianto dihubungi Pandangan Jogja, Sabtu (24/1).
Selain korban jiwa, Pusdalops PB DIY juga mencatat dampak angin kencang terjadi di sejumlah wilayah. Di Kabupaten Sleman terdapat 28 titik kejadian yang tersebar di Kapanewon Cangkringan, Pakem, Turi, Sleman, dan Depok, dengan rincian 32 pohon tumbang, 11 akses jalan terganggu, 11 jaringan listrik rusak, 10 rumah rusak, serta satu kendaraan terdampak.
Dampak angin kencang juga dilaporkan terjadi di Kota Yogyakarta pada tujuh titik kejadian di Kemantren Mergangsan, Kotagede, Gondomanan, dan Gedongtengen, meliputi enam pohon tumbang, satu tempat usaha terdampak, serta satu tower mengalami kerusakan. Sementara di Kabupaten Bantul tercatat satu titik kejadian di Kapanewon Banguntapan berupa satu pohon tumbang tanpa laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan.
Julianto mengatakan angin kencang dipicu oleh dinamika atmosfer di lapisan udara atas yang memengaruhi wilayah Jawa. Stasiun Meteorologi Yogyakarta melaporkan fenomena ini dipengaruhi oleh keberadaan siklon tropis di luar wilayah Indonesia yang berdampak tidak langsung terhadap cuaca di DIY dan berpotensi berlangsung hingga tiga hari ke depan.
“Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis “Luana” di Sekitar Pantai Barat Laut Australia, sehingga dataran yang bertopografi yang cukup tinggi berpotensi terdampak oleh angin kencang tersebut,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono.




